Politik

PDIP Siapkan 3.030 Saksi

Radarbekasi.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi telah merekrut 3.030 saksi. Ribuan saksi ini akan ditugaskan untuk mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada serentak 2018, yang mana ada pemilihan wali kota-wakil wali kota Bekasi dan gubernur-wakil gubernur Jawa Barat.

Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Politik DPC PDIP, Henu Sunarko, menjelaskan kalau perekrutan dilakukan melalui mekansime awal melalui intstruktur dan mentor dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDIP Kota Bekasi. Seluruh saksi juga telah mendapatkan Training of Trainer (TOT).

Henu mengungkapkan, ribuan saksi itu murni berasal dari kader partai berlambang banteng moncong putih. Menurutnya, PDIP selektif dalam merekrut saksi. Bahkan, panitia perekrutan menggelar verifikasi faktual terhadap calon saksi untuk mengecek kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai kader PDIP.

“Setiap saksi yang kami miliki telah mengantongi KTA. Nantinya mereka akan ditugaskan hingga Pilpres 2019. Jadi, ini sifatnya jangka panjang,” ujar Henu.

DPC PDIP Kota Bekasi juga menyiapkan pelapis saksi. Jika saksi dalam perjalanannya mengalami perubahan domisili ataupun ada yang meninggal. Saksi pelapis yang disiapkan berjumlah satu setiap TPS. Menurutnya, pengetatan perekrutan ini dilakukan karena memang telah dipermanenkan dalam jangka panjang.

Henu menyatakan, kehadiran saksi PDIP bukan serta-merta sebatas merekrut. Melainkan juga memberikan kesempatan untuk terjun dalam keterlibatan pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Pasalnya, 60 persen saksi yang telah mendapatkan pelatihan merupakan kalangan muda.

“Kami ingin memberikan kesempatan bagi kader muda. Bahkan simulasi yang berlangsung tiga hari telah berjalan sukses,” kata Henu.

Dia menegaskan, saksi dari PDIP sudah dipastikan akan tampil berani. Bahkan, setiap saksi didorong untuk berani jika ditemukan praktik pidana yang dapat merusak penyelenggaraan Pilkada Kota Bekasi dan Pilgub Jawa Barat.

“Jadi jangan sampai ada yang macam-macam, seperti kejadian Pilpres, ada kader dari partai lain kami pidanakan dan masuk penjara karena curang,” tegas Henu.

Sementara itu, Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi Wasimin, mengatakan setiap saksi diminta untuk meningkatkan kompetensinya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengintruksikan setiap saksi mensosialisasikan penyelenggaraan Pilwali Kota Bekasi dan Pilgub Jawa Barat 2018.

“Supaya saksi juga memiliki peran dalam meningkatkan angka partisipasi masyarakat Kota Bekasi,” ungkap Wasimin. (sar)

Related Articles

Back to top button