Politik

Adhy Firdaus Pesimis Partisipasi Publik Meningkat

Radarbekasi.id – Calon wakil wali kota Bekasi nomor urut 2, Adhy Firdaus menyoroti kinerja Komisi Pemilihan Umam (KPU) Kota Bekasi terkait sosialisasi Pilkada serempak pada 27 Juni mendatang. Menurutnya, dengan sosialisasi yang tidak maksimal, tingkat partisipasi masyarakat jangan diharapkan bakal meningkat dalam ajang demokrasi nanti.

“Coba bayangkan, KPU Kota Bekasi menyediakan dua spanduk dan dua baliho untuk alat peraga kampanye atau APK di tiap wilayah kelurahan. Mana mungkin bisa tersebar sampai pelosok lingkungan masyarakat? Kalau pun kami diberikan kesempatan membuat APK sendiri, itu pun dibatasi hanya lima APK untuk tiap wilayah kelurahan,” ungkap Adhy Firdaus beberapa waktu lalu.

Adhy juga menyebut masih ada kalangan masyarakat yang belum mengetahui jadwal Pilkada serempak karena sosialisasi dari KPU Kota Bekasi yang tidak merata. “Pernah saat saya berkunjung ke lingkungan masyarakat, masih banyak yang bertanya ke saya, memangnya mau ada pemilihan wali kota? Kapan pemilihannya,” ujar Adhy menirukan pertanyaan masyarakat.

Yang mengejutkan, sebagai calon wakil wali kota Bekasi, Adhy mengaku belum mendapat jadwal kampanye yang resmi dari KPU Kota Bekasi.

“Saya pernah diundang masyatakat Jatisampurna beberapa waktu lalu. Ternyata di hari yang sama, ada juga kegiatan dari paslon nomor urut 1 yang lokasinya berdekatan dengan tempat undangan yang akan saya hadiri. Akhirnya terpaksa saya membatalkan diri datang ke Jatisampurna,” paparnya.

“Pada prinsipnya kami menginginkan Kota Bekasi tetap aman dan kondusif. Kami tak ingin adanya gesekan di kalangan masyarakat,” lanjut Adhy.

Lebih lanjut dia mengingatkan KPU Kota Bekasi agar bercermin dari ajang demokrasi periode lalu yang hanya menjaring tingkat partisipasi masyarakat 49 persen. “Kalau mau tinggi tingkat partisipasi masyarakat, sosialisasi harus lebih gencar dilakukan KPU Kota Bekasi,” pungkasnya. (sar)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button