Berita UtamaPolitik

Nur-Firdaus Luncurkan Kartu Pasti Kerja

BEKASI SELATAN – Paslon wali kota dan wakil wali kota Bekasi, Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady terus berinovasi mendongkrak elektabilitasnya di kalangan pemilih millenial. Setelah meluncurkan Kartu Bekasi Maju (KBM) beberapa waktu lalu, kemarin giliran Kartu Pasti Kerja (KPK) dihadirkan kepada calon pemilihnya.

Dalam acara bertajuk Ngobrol Asyik Bersama Sandiaga Uno dan Nur Supriyanto, hadir lebih dari 500 pemuda-pemudi Kota Bekasi. Mereka antusias dengan tema yang fokus tentang peluang kerja yang terbuka lebar.

Nur Supriyanto mengatakan, dirinya ingin penganggguran di Kota Bekasi bisa dikurangi semaksimal mungkin dengan membuka peluang kerja sebanyak-banyaknya. Dan itu bisa dilakukan dengan mendaftar langsung ke sejumlah both perusahaan yang sudah menjalin kerja sama.

“Setelah acara ini, adik-adik bisa mendatangi booth-booth perusahaan yang membutuhkan pekerja di Kota Bekasi. Saya sudah melakukan kerja sama dengan 50 perusahaan yang ada di Kota Bekasi,” ujar Nur yang belum lama meluncurkan Kartu Bekasi Maju (KBM).

Nur menambahkan, kegiatan peluncuran Kartu Pasti Kerja (KPK) ini bersamaan dengan hari ulang tahun dirinya yang ke-53. Tapi, dia mengatakan pemilihan launching KPK bersamaan dengan hari miladnya itu diusulkan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Sandiaga Uno.

“Ini bukan saya yang menentukan tapi Bang Sandi. Kebetulan tanggal ini bertepatan dengan ulang tahun saya,” ujar pria berkacamata ini.

Ketua panitia Drajad Kardono mengungkapkan, peserta yang datang dalam acara ini melebihi target panitia. Acara dihelat di RM Margajaya, Bekasi Selatan.

Drajad mengatakan, KPK merupakan program andalan kedua yang diluncurkan paslon Nur-Firdaus. “Sebelumnya, kami launching KBM di Bantargebang beberapa waktu lalu,” imbuhnya. KBM bermanfaat untuk pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sosial bagi warga tidak mampu.

Kartu Pasti Kerja (KPK) ini, menurut Drajad, diluncurkan karena pihaknya sadar setiap tahun jumlah lulusan sekolah lebih besar dari jumlah kesempatan kerja.

Hal itu diakui salah seorang peserta bernama Wisnu yang datang ke acara launching KPK, karena ingin tahu seperti apa program dari calon wali kota Bekasi nomor urut dua ini.

“Saya belum kerja dan  sekalian mencari informasi pekerjaan dan program dari Kartu Pasti Kerja ini,” ujarnya.

Di tempat yang sama, hadir calon gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu. Cagub nomor urut tiga ini juga memberi motivasi kepada peserta Ngobrol Asyik.

Ahmad Syaikhu mendukung program yang diluncurkan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus yang ingin mengurangi angka pengangguran di bekasi.

“Ini bagus programnya, harus didukung. Sejalan dengan program saya juga KPK (Kartu Prioritas Kerja). Di luar ini saya akan launching Asyik Preneur. Untuk terus meningkatkan jumlah enterpreneur muda di Jawa Barat,” ujarnya.

Khusus mengenai pekerjaan, Ahmad Syaikhu menggarisbawahi bahwa jika ada kreativitas, pekerjaan akan selalu ada. (pay)

Related Articles

Back to top button