Berita Utama

UNBK SMP Pinjam Komputer SMK

Radarbekasi.id – Jumlah komputer untuk melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) pada 29 April masih belum cukup. Pasalnya, anggaran untuk pembelian komputer belum terserap. Bisa saja, ketidakcukupan jumlah komputer akan dipenuhi lewat pinjaman komputer SMK.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Innayatulah mengatakan, pihaknya menargetkan UNBK terlaksana di seluruh SMP negeri.

Untuk memenuhi kebutuhan komputer tersebut, pihaknya akan meminjam ke sekolah menengah atas (SMA) maupun sekolah menengah kejuruan (SMK) baik negeri maupun swasta, serta orang tua murid.

Ia menjelaskan, Pemkot Bekasi telah menganggarkan pembelian komputer. Anggarannya mencapai Rp34 miliar. Namun, belum terserap di bagian perlengkapan.

“Terakhir ada masalah spesifikasi sehingga konsultasi dengan Kementerian,” katanya.

Dari hasil pemetaan, lanjut Inay, baru ada sebanyak 15 SMP yang siap melaksanakan UNBK dengan tambahan komputer dari orang tua murid. Karena, kebutuhan komputer baru terpenuhi 13 persen dari minimum 120 unit.

Selain itu, masih ada 28 sekolah yang belum bisa mandiri. “Ada kesepakatan dengan komite, kami bertanggung jawab dengan komputer pinjaman,” kata dia.

Terkait dengan teknis pelaksanaan, nantinya siswa yang meminjam yang akan melaksanakan ujian di sekolah (SMA/SMK) lain. “Komputer akan diseting sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Daddy Kusradi mengatakan, pihaknya berencana mengundang dinas pendidikan dan bagian perlengkapan sekretariat daerah terkait belum terealisasinya pengadaan komputer untuk UNBK.

Ia mengatakan, pihaknya tidak mempersoalkan perihal rencana meminjam komputer ke SMA/SMK Negeri maupun swasta. Karena, Kota Bekasi harus melaksanakan UNBK. Tapi, itu merupakan solusi terakhir.

“Pengadaan komputer agar peserta tidak tercecer, bisa melaksanakan di sekolah sendiri,” ujarnya. (neo)

Related Articles

Back to top button