Metropolis

PTSL, Warga Belum Paham

Radarbekasi.id – Kurang koordinasi dan pengetahuan masyarakat, menjadikan tantangan tersendiri bagi petugas dalam menjalankan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Demikian ditegaskan Lurah Marga Jaya Etty Kurnaeny saat ditemui dikantornya, senin (9/4).

Dia mengatakan, respon masyarakat lingkungan Marga Jaya cukup baik, namun kurang koordinasi dan pengetahuan menjadi tantangan tersendiri. Meskipun demikian, pihaknya berupaya untuk menyelesaikan dengan warga yang bersangkutan untuk menyukseskan program PTSL.

“Respon masyarakat untuk program ini cukup baik, kurang koordinasi kurang tahu bahwa tanah itu sudah diecah membuat hal semacam itu terjadi, nanti kita selesaikan dengan warga yang bersangkutan kita jelaskan kepada mereka, insyaAllah semua berjalan lancar. Kita mendukung program PTSL, karena ini program nasional, “ ujarnya.

Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) kelurahan Marga Jaya Heru Kurniawan mengakui, dirinya seringkali menemui hambatan saat menjalankan tugasnya. Misalnya, warga bersikeras dengan luas tanah sesuai dengan yang dimiliki.

“Tantangan bagi kita itu salah satunya masyarakat yang masih memiliki girik lama dan mereka mau diukur sesuai dengan luas tanahnya. Padahal tanah itu sudah dipecah karena sudah dibeli atau sebagainya, “ tegasnya.

Target program PTSL lingkungan kelurahan Marga Jaya, lanjutnya sebanyak r 1500 bidang. Sampai dengan detik ini pihaknya telah menerima 250 berkas yang sudah diinput dan siap untuk diverifikasi.

Sebelum pendataan dimulai yakni sekitar bulan Januari lalu, pihak leurahan dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah melakukan sosialisasi kepada petugas RT, RW dan tokoh masyarakat dilingkungan. Pada program ini masyarakat tidak dipungut biaya sedikitpun melainkan hanya perlu mempersiapkan patok dan matrai pada saat pengukuran. Rencananya program ini akan terus digiatkan selama 4 bulan kedepan. (cr38)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button