Politik

Sholihin Klaim Logo PPP Dicatut Nur-Firdaus

Radarbekasi.id – Bergabungnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Djan Faridz ke pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bekasi, Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Saady membuat Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin meradang.

Sholihin PPP mengaku geram dengan pencatutan logo PPP di setiap kegiatan paslon nomor urut dua itu. Dia bahkan mengancam akan melaporkan ke polisi terkait pencantuman logo partai berlambang kabah tersebut.

’’Saya akan melakukan proses hukum terkait pencantuman logo dan atribut PPP di setiap kegiatan paslon nomor dua,” ungkap Sholihin.

Dia mengaku sudah melaporkan hal tersebut kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat dan DPP PPP. Selain itu, pihak yang akan dilaporkan ke polisi diantaranya, Ketua PPP Kota Bekasi, Jamal, serta paslon nomor dua Nur Supriyanto-Adhy Firdaus.

’’Secepatnya tim advokasi kami akan melaporkan Jamal (ketua PPP Kota Bekasi versi Djan Faridz), paslon Nur Suprianto – Adhy Firdaus. Baik perdata maupun pidana,’’ ancamnya.

Ditambahkan dia, PPP yang sah adalah yang sudah menyatakan mendukung pasangan calon nomor satu, yakni Rahmat Effendi-Tri Adhianto. Jadi, jika ada yang membawa-bawa simbol partai PPP itu ilegal.

“Kalau Jamal secara pribadi mau dukung pasangan nomor dua silakan saja, tapi jangan bawa-bawa logo PPP. Itu ilegal. Kan Kami (PPP) sudah menegaskan mendukung pasangan Rahmat Effendy-Tri Adhianto,“ tegas pria yang juga menjabat sebagai ketua tim pemenangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto.

Di lain pihak, Nur Supriyanto ogah mengomentari hal tersebut.“Kan PPP bukannya ada dua,’’ jawabnya enteng. (sar)

Related Articles

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button