Metropolis

Warga Harus Selektif Terima Informasi

Radarbekasi.id – Perkembangan informasi melalui media baru saat ini semakin pesat. Untuk itu, masyarakat Kota Bekasi khususnya para mahasiswa, diminta untuk lebih selektif dalam menerima berbagai informasi lewat media. Terlebih menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 27 Juni 2018 nanti.

Hal ini menjadi tema diskusi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (Himawan) Universitas Islam 45 (Unisma), kemarin. Hadir dalam diskusi tersebut, Komsioner KPU Kota Bekasi Syafrudin, Ketua Panwaslu Kota Bekasi Novita Ulya Hastuti, Kepala Program Studi (Kaprodi) Ilmu Administrasi Negara Unsima ’45 Bekasi Adi Susila, Pimred Radar Bekasi Zaenal Arifin dan Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Iwan Nendi Kurniawan dan pengurus Ikatan Jurnalis Independent (IJI), Hamludin.

Komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin mengatakan, media merupakan alat yang paling efektif dalam menyampaikan berbagai informasi, khususnya tahapan Pilkada serentak Kota Bekasi 2018. Dia mengakui, KPU Kota Bekas membutuhkan media untuk sosialisasi dan sharing data serta opini dalam mendukung prinsip transparansi KPU.

“Kami sangat membutuhkan media untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat seputar tahapan Pilkada serentak 2018,”katanya.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Radar Bekasi Zaenal Arifin meminta kepada mahasiswa agar bisa membedakan berita hoax dan yang objektif.”Kita akui sekarang, banyak berita hoax yang diterima masyarakat. Nah, sebagai mahasiswa harus bisa membedakannya. Teliti kebenarannya setiap menerima informasi apapun,”pesannya.

Seminar yang berlangsung sejak pukul satu siang waktu setempat tersebut, berlangsung hangat dengan audiens yang berasal dari dalam dan luar kampus Unisma ’45 Bekasi. Setelah masing-masing narasumber memaparkan pembuka diskusinya selama 15 menit, kegiatan silanjutkan dengan forum interaktif antara audiens dan narasumber yang memahas seputar media dan Pilkada serentak.

Ketua Himawan Unisma ’45 Bekasi Tesa Yuli Denisa berharap, media mampu menjaga independensinya dalam mengawal Pilkada serentak Kota Bekasi 2018. Selain itu, ia juga menyampaikan agar pemerintah mampu menyampaikan kegiatan apapun kepada media dengan transparan, terutama yang berkaitan dengan Pilkada agar masyarakat tahu dan memilih dengan cermat.

“Harapannya supaya media makin menjaga independensiny,a apalagi untuk mengawal Pilkada 2018 ini, makin kesini kita tahu banyak media yang berpihak, dan orang sekarang berpacu kepada media apa yang ia lihat dan yang ia dengar itu dijadikan acuan, “ ujarnya kepada radar Bekasi. (cr38)

Related Articles

Back to top button