Berita Utama

Heboh, Nyuri Jaket, Bocah Ditelanjangi

Radarbekasi.id – Satu pekan belakangan ini, warga di Rawabambu, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, resah dengan serangkaian aksi pencurian. Setidaknya dalam sepekan sudah ada tiga kali pencurian terjadi di lingkungan itu. Para pelaku beraksi saat dinihari.

Ketua RW16 Kelurahan Harapan Jaya, Mutsahi, mengungkapkan, aksi pencurian pertama terjadi pada Rabu (4/4). Warganya mengaku kehilangan kaca spion mobil. Berselang dua hari kemudian, tepatnya Sabtu (7/4) spion mobil Toyota Fortuner milik warganya yang raib. Sehari kemudian, Minggu (8/4) dinihari pelaku mencuri jaket salah satu warga.

’’Jam dua pagi saya dibangunin warga. Ada pencuri tertangkap. Massa sudah berkerumun. Jumlahnya sekitar 300-an orang. Di lokasi saya bawa anak di bawah umur yang diduga pencuri itu,’’ ujar Mutsahi.
Dia bercerita, saat kejadian dirinya mencoba mengevakuasi bocah di bawah umur itu dengan sepeda motor. ’’Saya bawa ke rumah saya. Saya bonceng dia pakai motor. Duduk di tengah. Paling belakang warga,’’ ceritanya.

Diakui Matsahi, meski banyak warga berkerumun saat dirinya mengevakuasi bocah yang diduga pencuri itu, tidak ada aksi kekerasan yang dilakukan warga. ’’Malah kita melindungi di sini, tapi emang massa banyak waktu itu,” ujarnya sambil menunjukan foto saat bocah itu diamankan.

Belakangan diketahui, bocah yang ditangkap massa pagi dinihari itu adalah HL dan ZL. Keduanya masih anak-anak di bawah umur.

Saksi mata di lokasi, Tio (17) menceritakan, saat itu ia sedang berada di rumah. Malam, sekitar pukul 01.30 WIB. Dia sedang main gawai (handphone). Kemudian mendengar ada suara di luar rumah.

’’Di depan rumah ada yang kresek-kresek. Saya pantau dari hordeng. Di situ kayak ada orang lewat, saya pikir paling anak-anak sini,” ceritanya.

Tio pun kembali tidur-tiduran. Gawai kembali dimainkannya. Tapi, kembali dia mendengar sesuatu mencurigakan. Sebuah paralon jatuh dari atap. Dia pun kembali membuka hordeng untuk memantau. ’’Pas banget, saya lihat dia (HL) lagi ngambil jaket,” ujarnya.

Setelah mengambil jaket, sambung Tio, HL keluar menuju depan masjid. Tak mau kehilangan pelaku, Tio langsung mengejarnya. Sadar ada yang mengejarnya, pelaku langsung membuang jaket yang baru saja diambilnya. Tapi sayang, dirinya tak bisa kabur lebih jauh. Hups, Tio pun berhasil menangkapnya.
’’Langsung dibawa. Diamankan di depan masjid. Dua-duanya tertangkap,” tambahnya.

Tio pun mengakui, dia dan warga menelanjangi pelaku yang berhasil ditangkapnya. ’’Banyak warga. Tapi tidak diarak keliling kampung,’’ imbuhnya lagi.

Kedua anak itu pun langsung dibonceng ketua RW menggunakan sepeda motor. Tiga orang dia dan anak itu diapit di tengah. Warga juga mengaku anak itu dibawa ke rumah supaya tidak terkena amukan massa. (neo)

Related Articles

Back to top button