Metropolis

Aktivitas Pemuda Peduli Lingkungan

Baca Buku Sembari Membersihkan Kali

Radarbekasi.id – Berbeda dengan remaja pada umumnya, sekelompok pemuda Kota Bekasi yang satu ini selain haus akan ilmu juga cinta kebersihan lingkungan. Apa yang mereka lakukan?

Puluhan pemuda terlihat memunguti sampah di area Curug Parigi, Kecamatan Bantargebang, Minggu pagi (15/4) kemarin. Dengan berbekal plastik sampah berukuran besar, para pemuda yang tergabung dalam beberapa komunitas tersebut, berusaha membersihkan area ini dari sampah.

Salah satu penggerak komunitas perpustakaan jalanan Bekasi Farisan Safiyuddin mengatakan, 30 pemuda yang hadir terdiri dari beberapa komunitas di Bekasi ini, mengaku prihatin dengan kondisi Curug Parigi.

Padahal menurutnya, Curug Parigi sebagai salah satu destinasi wisata yang terletak diantara perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor, bisa menjadi tempat alternatif wisata murah bagi warga Kota Bekasi jika dirawat dengan baik.

“Air yang mengalir terlihat berwarna kecoklatan dan seringkali membawa serta sampah yang didominasi oleh sampah plastik. Sebenarnya kalau dirawat dan ditata, bisa lebih baik lagi,” katanya kepada Radar Bekasi.

Pantauan Radar Bekasi, banyak sampah yang terbawa oleh air berserakan di sekitar area curug hingga tersangkut di ranting pohon yang tumbuh di sekitar curug. Kondisi ini menyita perhatian komunitas yang ada di Kota Bekasi.

Selain di tempat ini, Farisan dan teman-temannya yang lain biasa berkumpul di sekitar danau Duta Harapan yang terletak di sekitar Perumahan Duta Harapan Kota Bekasi.

“Kita disini bersama teman-teman beberapa komunitas diantaranya Perpustakaan Jalanan Bekasi, Langit Cerah, Bekasi Kolektif, Atap Usang, Terjal dan Jabaraca.com. Kita hari ini ada sekitar 30 orang, memang sengaja dibuat disini kita adakan sambil memungut sampah kemudian baca buku dan membahas permainan anak-anak tradisional,“ ujarnya.

Sementara itu di tempat yang sama Bayu Arif Budiman menyayangkan tempat wisata yang kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat. Sehingga destinasi wisata terlihat kurang menarik terutama pada persoalan kebersihan.

Dia berharap, tempat wisata ini dikelola dengan baik sehingga pengunjung yang datang akan tertarik untuk mengunjungi kembali Curug Parigi, selain itu Bayu juga menyoroti akses yang kurang memadai.

“Semoga dengan gerakan kecil yang kami lakukan, bisa menggugah pemerintah untuk menjadikan Curug Parigi sebagai tempat destinasi wisata bagi warga,” tandasnya. (cr38)

Related Articles

Back to top button