Berita Utama

Safar Arroyan Permudah Ibadah Umrah

Radarbekasi.id – Safar Arroyyan Tour & Travel, biro perjalanan ibadah umrah dan haji, membuka kantor barunya di komplek Mega Office Park Blok OP 5 Kota Harapan Indah.

“Bekasi akan menjadi head office (HO) Safar Arroyyan, karena disini ada hotelnya. Nanti juga akan ada provider tiket dan visa,” kata Direktur Utama Safar Arroyyan, Listifa, disela pembukaan kantornya, akhir pekan lalu.

Saat ini, kantor pusat Safar Arroyyan masih berada di BSD City, Tangerang Selatan. Selain itu, juga ada kantor perwakilan yang berada di beberapa wilayah di Indonesia seperti Yogyakarta, Bandung, Semarang, Tarakan, Palu, Lombok, dan Jakarta.

Listifa menjelaskan, dibukanya kantor baru tersebut seiring dengan cukup banyaknya jemaah umrah yang diberangkatkan dari Bekasi. Bahkan, Bekasi menempati posisi kedua setelah Jakarta dengan jemaah umrah terbanyak yang diberangkatkan.

“Periode tahun lalu, kami memberangkatkan umrah 1800 jemaah. Dari jumlah itu, 30 persennya berasal dari Bekasi”, terang Listifa.

Biro perjalanan ibadah umrah yang sudah mendapatkan izin dari Kementrian Agama ini, menawarkan tarif umrah sebesar Rp21.500.000. Harga tersebut, di atas dari ketentuan tarif umrah minimal Rp20.000.000 yang direfrensikan oleh pemerintah.

“Jadi, kalau ada biro umrah yang menawarkan harga di bawah Rp20 juta, patut dipertanyakan”, ucapnya. Di tengah adanya biro umrah yang bermasalah saat ini, Safar Arroyyan memiliki cara jitu bagaimana memberikan keyakinan kepada para jemaahnya. Melalui program “Berangkat Dulu Bayar Kemudian”, jemaah bisa berangkat umroh kapan saja.

“Kami ingin mengubah stigma prediksi masyarakat, bahwasanya mau umrah harus nabung dulu baru berangkat. Jadi kita ubah mindshet-nya, berangkat dulu baru bayar dengan menabung”, tuturnya.

Program berangkat dulu bayar kemudian tersebut menggunakan dana talangan dari sejumlah bank syariah yang telah bekerja sama dengan Safar Arroyyan. Diantaranya, seperti Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat.

“Dengan dana talangan ini, jemaah hanya membayar uang muka Rp3.000.000 sampai Rp5.000.000 untuk bisa berangkat umrah terlebih dahulu. Nantinya, setelah pulang baru dilunasi pembayarannya dengan jangka waktu maksimal tiga tahun”, terangnya.

Tantangan yang dihadapi oleh Safar Arroyyan saat ini ialah menyakinan jemaah yang sudah sakit atau krisis kepercayaan karena ulah para travel yang tidak bertanggung jawab.

“Maka dari itu, kami memberikan solusi kepada para jemaah yang sudah tersakiti, melalui para koordinatornya untuk menggunakan dana talangan. Jadi jemaah tetap bisa berangkat umrah dengan dana talangan tersebut”, pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Safar Arroyyan, yaitu Listiawati, menambahkan, selain melakukan peresmian kantor baru, pihaknya juga mengadakan syukuran Milad ke-6 dan gathering serta santunan kepada ratusan anak yatim. (oke)

Related Articles

Back to top button