Politik

TPS Harus Bisa Diakses Penyandang Disabilitas

Radarbekasi.id – Demi hak para disabilitas menggunakan hak pilih saat hari pencoblosan, KP berencana membangun tempat pemungutan suara (TPS) yang mudah diakses para kaum disabilitas. Salah satunya dengan membangun TPS di atas permukaan tanah yang rata.

“Ini sesuai dengan arahan KPU pusat, seluruh TPS wajib dibangun di permukaan tanah yang rata,” kata Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Nurul Sumarheni, Selasa (17/4).
Menurutnya, tidak ada pengecualian pembangunan TPS pada 27 Juni 2018 pada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Bekasi.

“Bagi TPS yang memang tidak ada penyandang disabilitas pun tetap harus membangun TPS di atas permukaan yang rata. Sebab, bisa saja ada penyandang disabilitas pindah dari tempatnya memilih ke TPS lain,” jelasnya.

Ia menegaskan, KPU Kota Bekasi tidak akan memberikan fasilitas pendamping terhadap kaum disabilitas pada pemungutan suara nanti. Hanya saja, kaum disabilitas diperkenankan jika ingin menggunakan pendampingan.

“Kalau memang memiliki pendamping sendiri dari keluarganya atau orang lain yang tidak memiliki hubungan keluarga, bisa mendampungi. Asalkan, dengan syarat memiliki formulir C3, tapi tetap dilarang mempengaruhi suara,” tegasnya.

KPU Kota Bekasi mempunyai langkah lain yang disiapkan dalam melayani pemilih penyandang disabilitas khususnya. Contohnya, tunanetra yakni, dengan menyiapkan surat suara khusus sehingga mereka pun bisa menggunakan hak suaranya.

“Kami harapkan, dengan langkah yang sudah dilakukan KPU ini masyarakat khususnya, penyandang disabilitas dapat menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS. Jadi, ayo datang ke TPS dan gunakan hak pilih Anda, Jangan sampai golput,” tandasnya.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengatakan guna memastikan para penyandang disabilitas ini terlayani dengan baik, sambung Ucu, nantinya di setiap TPS juga akan disiapkan petugas pendamping untuk memandu mereka menggunakan hak pilihnya, tapi dilarang mempengaruhi pilihannya.
“Dan diperbolehkan juga, kalau memang memiliki pendamping sendiri dari keluarganya bahkan, orang lain yang tidak memiliki hubungan keluarga asalkan dengan syarat memiliki formulir C3, tapi tetap dilarang mempengaruhi suara,” terangnya

Sebagai informasi, KPU Kota Bekasi menghelat sosialisasi dan tatap muka kepada pemuda/i berkebutuhan khusus dan disabilitas di RM Margajaya, Bekasi Selatan.

“Tujuan dari kegiatan tersebut untuk membangun kesadaran politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih di Pilgub Jawa Barat dan Pilwalkot Bekasi,“ tandasnya. (sar)

Related Articles

Back to top button