Metropolis

Bekasi jadi Lokasi Favorit Developer

Radarbekasi.id – Sejumlah pihak memperkirakan, Bekasi akan menjadi Metropolitan bayangan Jakarta seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur yang mengarah ke wilayah tersebut.

Dengan jumlah penduduk yang hampir mencapai 3 juta jiwa, ditambah dengan keberadaan kaum suburban, Bekasi akan menjadi magnet bagi kalangan swasta untuk berinvestasi di kawasan ini.

Direktur Utama PT Adhi Persada Properti, Agus Sitaba menerangkan, sejak awal pihaknya sudah memperkirakan bahwa Bekasi akan menjadi kota besar, ibarat Megapolitan bayangan Jakarta. Apalagi ditambah dengan dikebutnya pembangunan infrastruktur sektor transportasi di kawasan tersebut.

“Kami yakin, Bekasi akan sangat potensial dalam pengembangan properti,” ujar Agus.

Anak usaha BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk itu telah mengembangkan proyek Grand Dhika City di Bekasi Timur. Total lahan yang belum dikembangkan seluas 15 hektare, enam hektare untuk Depo LRT dan sembilan hektare akan dikembangkan untuk hunian dan kawasan komersial.

Posisi lahan yang menjadi satu dengan Stasiun LRT, kedepan akan menjadi pilihan masyarakat dalam mencari hunian, dikarenakan dekatnya dan terintegrasi dengan sistem transportasi.

“Saat ini, kami baru mengembangkan sebagian dari lahan yang kami miliki, dengan membangun Apartemen yang saat ini sudah dihuni oleh masyarakat, serta kawasan komersial dalam pembangunan. Kedepan, kami akan membangun secara bertahap, dan apabila semua sudah terbangun seperti yang ada dalam master plan kami, kawasan ini akan menjadi icon di Bekasi Timur,” ujarnya.

Agus menambahkan, enam hektare lahan di lokasi tersebut tidak bisa dikembangkan. Sebab harus dikembalikan kepada negara, untuk pembangunan Depo LRT.

“Pengembalian lahan ke negara ini, adalah untuk mengembalikan ke asal, karena pada awalnya lahan yang kami miliki ini adalah milik negara, dan diserahkan kepada induk usaha kami, yaitu PT Adhi Karya dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PNM),” terangnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Harun Al Rasyid mengakui, perkembangaan Bekasi saat ini tidak lagi hanya berperan sebagai penopang Jakarta, akan tetapi sedang mengarah pada sebuah kota metropolis.

“Gencarnya pembangunan berbagai infrastruktur, terutama di bidang transportasi akan memberikan pengaruh yang sangat signifikan bagi perkembangan dan akan mengubah wajah Kota Bekasi menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” ucap Harun.

Dengan adanya LRT, Tol Becakayu serta Elevated Tol Jakarta Cikampek, kata Harun, selain akan mengurangi tingkat kemacetan yang setiap hari terjadi di sejumlah jalan menuju Jakarta, juga akan menimbulkan dampak terhadap perkembangan ekonomi daerah. Dengan adanya sarana transportasi yang memadai dan nyaman, diperkirakan makin banyak masyarakat yang akan menjadi kaum suburban di Bekasi.

“Dengan meningkatnya jumlah kaum suburban ini, akan memberikan stimulus bagi perekonomian Bekasi,” terangnya.

Menurut Harun, pengembangan kawasan Grand Dhika City Bekasi ini, akan memberikan dampak ekonomi terhadap Bekasi. Adanya Apartemen yang dihuni kaum suburban, serta kawasan komersial, selain memicu adanya transaksi ekonomi, juga akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Bekasi. Bukan hanya pekerjaan formal saja, namum yang bersifat informal seperti warung makan, laundry, dan lain-lain, serta merta akan tumbuh di sekitar kawasan hunian Grand Dhika City Bekasi.

Meskipun nilainya tidak besar, namun dengan volume yang banyak dan tersebar, akan memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan terhadap perkembangan Bekasi secara keseluruhan. Bekasi tidak lagi dikenal sebagai kota kecil, tapi saat ini sudah berkembang menjadi kota masa depan dan menjadi model bagi pengembangan kota di Indonesia,” bebernya.

Pengamat Properti, David Cornelis menyatakan, proyek hunian terintegrasi transportasi, kini menjadi trend kekinian pembangunan properti. Hal ini menjadi angin segar bagi pelaku di industri ini untuk mengisi proyek ke dalam portofolio mereka.

“Kebijakan Ekonomi pemerintah terbaru bertujuan meningkatkan investasi dengan mendorong pembangunan properti bagi rakyat dan mengintensifikasikan pembangunan infrastruktur transportasi massal. Setidaknya ada beberapa lokasi yang dapat menjadi perhatian dan berpotensi menjadi lokasi favorit, salah satunya adalah Bekasi,” pungkasnya. (oke)

Related Articles

Back to top button