Berita Utama

Mahasiswa Berpotensi Menyumbang Golput

Radarbekasi.id – Mahasiswa di Kota Bekasi berpotensi menyumbang golongan putih (golput) di Pilwalkot
Bekasi 27 Juni 2018. Penyebabnya, saat hari pencoblosan diperkirakan ribuan mahasiswa asal Kota Bekasi yang berada di kota tempat menuntut ilmu, belum pasti bisa pulang ke Bekasi untuk menggunakan hak pilihnya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Syafrudin mengakui adanya potensi golput di kalangan mahasiswa.

Menghadapi masalah ini, KPU, sebut Syafrudin berusaha meyakinkan para mahasiswa ber-KTP Kota Bekasi yang menuntut ilmu untuk berada di Kota Bekasi saat pemungutan suara.

Sosialisasi dilakukan kepada para orang tua mahasiswa yang anaknya menuntut ilmu di luar daerah. Agar dapat membujuk sang anak pulang memberikan hak suaranya.

“Imbauan ini sudah kami sampaikan melalui PPDP (petugas pemutakhiran data pemilih, Red.) pada saat coklit (pencocokan dan penelitian, Red.) pemutakhiran data pemilih kemarin, bagi orang tua yang anaknya kuliah di luar daerah,” terangnya.

Namun begitu diakui Syafrudin, mendatangkan para mahasiswa tersebut terbilang berat. Pasalnya, untuk pulang ke Kota Bekasi membutuhkan biaya yang tak sedikit. Apalagi masa liburan Idul Fitri diperkirakan berlangsung di pertengahan bulan Juni. Sementara hari pemungutan suara bakal dilakukan di pekan terakhir Juni.

Salah satu warga Kota Bekasi yang mengenyam pendidikan di luar daerah, Gerry Reybawa, mengatakan ogah pulang ke Kota Bekasi untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Kota Bekasi mendatang.

“Bentrok sama UAS. jadi kemungkinan tidak pulang untuk mencoblos,“ katanya.

Senada, Arumi Ayu menuturkan akan golput pada pilkada mendatang. Pasalnya, selain memakan biaya, banyak tugas dari tempat kuliah.

“Abis lebarankan UAS. Jadi kayanya nggak bisa deh,“ kata mahasiswi yang kuliah di Yogyakarta ini. (sar)

Related Articles

Back to top button