Cikarang

Bekas Bangli Diminta Buat Taman

Radarbekasi.id – Untuk menghindari pemanfaatan lahan di pinggir jalan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, diminta membuat taman di atas bangunan liar (bangli) yang sudah digusur.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi, Kardin kepada Radar Bekasi, Selasa (24/4).

“Kami sedang mengusulkan ke Dinas Pertamanan untuk membuat taman di lokasi bangli yang telah ditertibkan atau digusur,” ujar Kardin.

Pihaknya juga sedang menggodok usulan tersebut bersama dinas terkait. Pasalnya, begitu selesai digusur, bang-bangli baru kembali berdiri lagi.

“Ada sejumlah lokasi bangli yang sudah ditertibkan untuk dibuat taman, yaitu di pinggiran Kalimalang dan setiap jalan protokol,” beber Kardin.

Lanjutnya, Kabupaten Bekasi sudah harus diperbaiki dan ditata dengan baik, termasuk perlu adanya taman dan penghijauan agar lebih indah dan bersih.

“Program itu direncanakan akan terealisasi di Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2019,” terang Kardin.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Bekasi, Hudaya mengaku, tahun 2018 ini, pihaknya memiliki 10 kegiatan pembongkaran bangli yang lokasinya tersebar di sejumlah kecamatan.

“Kami (Satpol PP Kabupaten Bekasi,red) butuh koordinasi terkait persoalan anggaran dengan dinas lain untuk melakukan penataan terhadap lokasi bekas bangli,” kata Hudaya.

Menurut Hudaya, terkadang, setelah dibongkar oleh Satpol PP, bangli-bangli baru kembali berdiri. Oleh karena itu perlu adanya koordinasi dengan dinas lain supaya bekas bagli yang telah ditertibkan untuk dibangun taman. (pra)

Related Articles

Back to top button