Berita Utama

Dua Penjual Miras Botolan Diciduk

Radarbekasi.id – Dua orang pria yang menjual minuman keras berbagai merk, S dan FN ditangkap. Mereka ditangkap karena tidak memiliki izin untuk menjalankan aktivitas usahanya.

Kedua orang itu berjualan di warung kelontong dan toko miras yang berkedok toko jamu di Jalan H. Radian, Kelurahan Kalibaru.

Kapolsek Medan Satria, Komisaris I Made Suweta mengatakan, kedua orang itu menjual miras dengan kadar alkohol di atas lima persen. “Mereka tidak memiliki izin jual,” ujarnya, Selasa (24/4).

Ia menyatakan, masyarakat sekitar wilayah Medansaria dapat memberikan informasi ke pihaknya jika masih ada penjual miras. Karena, efek miras sangat berbahaya jika dikonsumsi terlalu banyak.

Pihaknya akan menindak penjual miras. Karena ditargetkan Bekasi sudah bebas miras sebelum memasuki bulan Ramadan mendatang. Apalagi, belakangan sudah ada belasan orang yang tewas diduga karena miras oplosan.

Di Medansatria, pihaknya menyita 226 botol miras. Semuanya masih terbungkus rapih dalam kemasan. Mulai dari bir, anggur merah, intisari sampai dengan Vodka. “Untuk penjualan (miras), mohon informasinya kalau ada,” tuturnya.

Kedua orang pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Medansatria. Mereka terancam terjerat pasal 106 juncto Pasal 24 Undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 8 ayat (1) huruf (g) Undang-Undang RI nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

Sebelumnya diketahui, satu orang penjual miras oplosan di Kodau V Jatiasih, UT ditangkap. Ia ditangkap setelah ada lima orang yang meninggal dunia karena diduga mengkonsumsi miras oplosan racikannya. (neo)

Related Articles

Back to top button