Cikarang

Puluhan Jaling Gagal Dilaksanakan

Radarbekasi.id – Proyek pembangunan puluhan jalan lingkungan (jaling) di Kabupaten Bekasi, gagal dilaksanakan.

Gagalnya proyek dari 1.200 kegiatan dengan total anngaran Rp10 miliar itu, karena terdapat kesamaan nama lokasi yang akan dibangun tahun ini. Diantaranya nama ganda dalam proyek pembangunan jaling tersebut diketahui usai disurvei kembali.

“Kami survei ke lapangan sekitar beberapa bulan belakangan. Dari seluruhnya ternyata ada beberapa titik yang tidak bisa dilaksanakan. Memang ada yang sudah dilaksanakan tahun lalu, dan ada juga menggunakan anggaran dana desa. Namanya sama dan satu titik,” ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, saat dihubungi Radar Bekasi, Rabu (25/4).

Ia menjelaskan, berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), ada sekitar 1.200 proyek jaling tahun ini. Namun setelah disurvei kembali, jumlahnya menyusut menjadi sekitar 1.100 proyek.

“Jadi intinya, dalam hal ini kegiatan itu kalau dilaksanakan, nantinya bisa terjadi kesalahan administrasi yang berdampak pada permasalahan dan mengakibatkan kerugian keuangan negara. Oleh sebab itu, lebih baik ditunda meskipun sudah masuk dalam DPA,” jelasnya.

Lanjut Iwan, ribuan kegiatan jaling tersebut berada disetiap kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Namun kata Iwan, saat ini jumlah proyek jaling di beberapa kecamatan tidak sebanyak tahun sebelumnya.

“Dan untuk anggaran yang sudah teralokasi, nantinya akan diajukan lagi dalam pembahasan APBD Perubahan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Kardin menegaskan, proyek pembangunan jaling tidak boleh nama ganda.

“Kaitannya dengan nama ganda dalam proyek itu, saya minta harus segera dihapus, tidak boleh double,” tegasnya.

Lanjut Kardin, pihaknya saat ini sedang menunggu hasil pendataan dinas terkait. Jika ada penyelewengan, pihaknya akan memanggil dinas terkait. (and)

Related Articles

Back to top button