Pendidikan

Tampung Siswa Berkebutuhan Khusus

Radarbekasi.id – Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Yayasan Pendidikan Islam (YPI) 45, menyediakan pendidikan inklusi. Sehingga, sekolah tersebut menerima siswa berpendidikan khusus.

Kepala Sekolah SMPIT YPI 45 Teddy Rahmat mengaku, pihaknya menerima siswa berkebutuhan khusus (ABK). Dia menambahkan, sekolahnya tidak secara resmi ditunjuk sebagai penyelenggara pendidikan inklusi, namun pihaknya selalu berusaha untuk menerima ABK yang mendaftar di SMPIT YPI 45 Bekasi.

“Kita sih menerima yang seperti itu tapi kita tenaga ahlinya yang kurang dan ditambah prasarananya yang masih kurang, “ ujarnya saat ditemui oleh Radar Bekasi disekolah pada hari Rabu (25/4).

Teddy mengaku, sampai dengan saat ini sekolahnya masih mengalami kekurangan tenaga ahli dan fasilitas untuk pembelajaran ABK. Selama ini tidak pernah mendapat penunjukan secara resmi dari dinas pendidikan, namun ia berusaha untuk tetap menerima ABK sebagaimana ia menerangkan bahwa sekolah manapun seharusnya mau untuk menerima siswa tersebut.

“Kalau dari pemerintah ada dulu, saya kan baru menjabat 3 bulan ini menjabat kalau dulu ada bangunan dari bandung langsung tapi udah lama alat-alatnya belum. Sebenernya sekolah kita itu ditunjukknya gak secara resmi cuma kita tau-tau dari pendaftar katanya sekolah ini menerima yang seperti ini, rekomendasi dari dinas dan yang lain diarahkan kesini “ terangnya.

Pada penyelenggaraan UN tahun ini, ada satu ABK yang menjadi peserta UN disekolahnya. ABK tersebut mengalami kesulitan dalam mencerna pelajaran yang diberikan. Siswa ABK ini merupakan satu dari 54 siswa peserta UN di sekolahnya.

Tahun ini SMPIT YPI 45 Bekasi masih menggunakan metode Ujian Nasional kertas Pensil (UNKP) dalam penyelenggaraan UN 2018. Teddy mengaku harus menjemput soal UNKP di sub rayon yakni SMPN 18 Bekasi. Pagi sekitar pukul 08:00 WIB ia harus segera menjemput soal UNKP untuk memuai ujian disekolahnya pada pukul 10:00 WIB hingga 12:30 WIB. (cr38)

Tags
Close