Metropolis

Warga Kampung Cibadak Butuh MCK

Radarbekasi.id – Jeritan warga Kampung Cibadak Desa Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu tidak pernah didengar pemerintah desa maupun kecamatan. Selama ini, mereka meminta dibangunkan tempat Mandi Cuci Kakus (MCK), namun hingga sekarang belum direalisasikan.

“Pemerintah desa dan kecamatan tak pernah mau tau jeritan warga Kampung Cibadak. Sulitnya memiliki tempat Mandi Cuci Kakus (MCK),” kata salah satu warga Kampung Cibadak, Irwan.

Kata pria berusia 30 tahun ini, saat ini warga Bojongmangu harus berpikir sendiri untuk penyediaan MCK. Sejak Bupati Bekasi tiga kali berganti, warga Cibadak Bojong mangu tetap saja kesulitan untuk buang air besar.

Padahal, kata dia, Desa Karang Indah pada tahun ini mewakili Kecamatan Bojongmangu dalam lomba desa tingkat Kabupaten Bekasi. Namun sayangnya, kondisi ini tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Warga masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Sungguh sangat miris warga Desa Karang Indah Kecamatan Bojongmangu hingga saat ini belum ada sarana prasarana MCK, padahal belum lama ini pada 4 april 2018 lalu, Desa Karang Indah diikutsertakan dalam acara lomba desa di tingkat Kabupaten Bekasi yang mewakili Kecamatan Bojongmangu. Akan tetapi, belum punya MCK umum,” terang Surahman, warga kampung Cibadak lainnya.

Sementara itu, Ketua RW 03, Desa Karang Indah, Tarmiji mengungkapkan, mayoritas warga yang hendak membuang air kecil harus bergantian satu sama lain di pinggir kali ataupun WC umum. Tarmiji membenarkan di wilayahnya itu sangat minim MCK. Karena, masing-masing rumah warga tidak memiliki kamar mandi.

“Ya kan begini namanya hidup di kampung Mas. Kamar mandi juga susah. Paling kita pake jamban buat nyuci, buang air kecil dan mandi. Pokoknya yang kaitan sama WC kita di kali, karena kebanyakan warga tidak punya WC di rumahnya,” ungkap Tarmiji. (Cr37)

Related Articles

Back to top button