Berita Utama

Panwaslu Hentikan Kasus Nur

Radarbekasi.id – Panwaslu Kota Bekasi akhirnya memutuskan menghentikan penelusuran terhadap kasus dugaan kampanye di lingkungan pendidikan yang melibatkan calon wali kota Nur Supriyanto. Alasannya, Nur dianggap tidak terbukti melakukan pelanggaran.

“Bahwa terhadap perilaku terlapor (Nur Supriyanto) yang mana diduga melanggar pasal 69 huruf i dengan ketentuan pidana pasal 187 ayat 3, tidak terpenuhi unsur-unsur pada pasal tersebut,” kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Astuti.

Novita menuturkan sudah mengkaji dengan seluruh komisioner Panwaslu Kota Bekasi dan memutuskan jika dugaan pelanggaran yang dilakukan Nur Supriyanto tidak terbukti.

“Bukti yang ada tidak terlalu kuat. Dan kami sudah mendengar langsung keterangan Pak Nur Supriyanto. Karena tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran kampanye, kasus dihentikan,“ ujarnya.

Sementara, calon wali kota Bekasi nomor urut dua, Nur Supriyanto enggan berbicara banyak mengenai penghentian laporan dugaan pelanggaran yang dilakukannya.

“Semua keputusan kami serahkan kepada Panwaslu. Jadi saya sendiri akan menerima apapun keputusannya,“ ujarnya.

Ia sendiri menyatakan tidak tahu siapa yang menyebar luaskan foto tersebut. Namun dirinya merasa tidak terlalu terbebani atas hal itu.

“Perlu kita ingat bahwa ini momen politik. Ada yang suka ada yang tidak. Bagi mereka yang suka, akan bilang Pak Nur ganteng ya, kemudian dishare. Yang ga suka ya ini dianggap politisasi. Intinya kita santai-santai aja sih,” papar Nur.

Sebelumnya Nur Supriyanto dipanggil atas dasar informasi awal yang didapatkan Panwaslu, bahwa dirinya melakukan kampanye di lingkungan sekolah.

Foto-foto aktivitas kampanye Nur sempat beredar luas di media sosial. Dimana salah satu foto tersebut menunjukkan Nur berpose bersama sejumlah siswa. (sar)

Related Articles

Back to top button