Life Style

Pembangunan Infrastruktur Beri Peluang Sektor Properti

Radarbekasi.id – Pembangunan infrastruktur sisi timur Jakarta akan mampu memberikan peluang bagi sektor properti, khususnya di Bekasi Timur. Hal itu dikatakan Direktur Operasional Timah Properti, Eko Budisantoso.

Menurutnya, masyarakat saat ini sangat selektif memilih hunian. Lokasi hunian yang memiliki banyak alternatif akses transportasilah yang akan dipilih.

“Dalam konteks itulah kami optimis, ke depannya Familia Urban akan berkembang lebih cepat karena lokasinya yang sangat strategis, dekat dengan empat akses pintu tol serta infrastruktur transportasi baru yang melewati Bekasi Timur,” kata Eko, disela proses serah terima perdana Familia Urban @Bekasi.

Dikatakannya, sesuai dengan perencanaan pembangunan dari pemerintah, pada 2019 ada beberapa proyek infrastruktur transportasi di sisi timur Jakarta yang sudah mulai beroperasi. Dampaknya, kata dia, kaum suburban Bekasi Timur akan meningkat, yang berkorelasi langsung terhadap kebutuhan hunian.
“Tahun 2018 dan 2019 akan menjadi tahun emas bagi sektor properti di Bekasi Timur,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya optimis penjualan tahun ini akan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Selain karena pembangunan infrastruktur transportasi terpadu, progress pembangunan baik unit rumah maupun kawasan di Familia Urban sendiri sudah mulai terlihat.

“Sehingga konsumen semakin yakin dengan komitmen pengembang dalam mengembangkan kawasan hunian yang nyaman dan berkualitas dengan harga yang masih terjangkau,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer Realti Familia Urban, Teguh Suhanta, mengatakan pihaknya sudah melakukan serah terima kunci tahap pertama kepada sekitar 25 pembeli pada Sabtu (28/4). Setelah itu, akan dilanjutkan dengan serah terima tahap berikutnya.

“Untuk serah terima tahap kedua dan selanjutnya, tentu akan kami sesuaikan dengan progress pembangunan yang ada,” kata Teguh.

PT Timah Karya Persada Properti, saat ini tengah mengembangkan lahan seluas sekitar 176 Hektar, untuk kawasan hunian. Di lahan yang berada di daerah Mustika Sari Bekasi Timur ini, akan dibangun sebuah kawasan hunian yang banyak memiliki ruang terbuka hijau, yaitu Familia Urban @Bekasi.

Dengan luas lahan total sebesar 176 ha, kawasan Familia Urban akan dikembangkan menjadi kawasan hunian terpadu yang banyak memiliki ruang terbuka hijau, dimulai dengan tahap I seluas -/+15 Ha yang terdiri dari Cluster Gayatri, Cluster Ganesha, Cluster Dharmawangsa, mulai type 36/72 sampai dengan type 90/120. Dalam konsep desainnya, kawasan ini akan dikembangkan dengan perbandingan antara bangunan dan ruang terbuka hijau, sebesar 60:40.

“Sebagai kawasan hunian yang dikembangkan dengan konsep hunian yang mendukung tumbuh kembang anak, kami juga akan membangun sarana yang dibutuhkan, seperti taman, playground serta danau,” tuturnya.

Sedangkan, Sales Manager Familia Urban, Andris Sayoga mengatakan, dari beberapa type yang ada, pihaknya melihat bahwa konsumen sebagian besar memilih type 36/72 s/d type 45/90. Hunian type kecil ini memang cocok untuk keluarga muda, yang menjadi target market dari Familia Urban.
“Untuk saat ini, hunian di Familia Urban dipasarkan mulai harga Rp500 jutaan. Kami yakin, di harga ini akan mampu diserap pasar, baik itu end user maupun investor,” katanya.

Dikatakannya, dari sisi investasi, harga hunian di Familia Urban ini telah meningkat sekitar 15 persen dari sejak awal dipasarkan pertengahan Februari 2017 lalu. Kata dia, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, khususnya sektor transportasi diyakini memberikan dorongan terhadap sektor properti di Bekasi Timur.

“Dengan beroperasinya sarana transportasi missal seperti LRT, Tol Becakayu, Elevetad Tol Jakarta Cikampek, akan membuat mobilitas kaum suburban di Bekasi sangat tinggi. Dampaknya, permintaan akan hunian juga akan turut meningkat,” pungkasnya. (Oke)

Close