Cikarang

2000 Anak Sudah Perekaman Data KIA

Radarbekasi.id – Sebanyak 2000 anak usai 0 – 17 tahun di 15 kecamatan se – Kabupaten Bekasi sudah melakukan perekaman data diri untuk pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Pembuatan KIA merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mengetahui jumlah anak – anak di seluruh Indonesia.

Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Disdukcapil Kabupaten Bekasi, Robert mengatakan, dari jumlah itu didominasi anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 4, 5 dan 6. “Untuk SMP belum tersentuh tahun ini, karena SD saja belum semua bisa melakukan foto, ini saja baru anak yang sekolah di SDN saja, untuk swasta belum,” kata dia kepada Radar Bekasi, Rabu (2/5).

Program pembuatan KIA baru berjalan tahun ini. “Kalau di kota lain sudah ada yang berjalan, dan Kabupaten Bekasi target tahun ini rencananya hanya mengumpulkan fotonya saja,” ujarnya.

Perekaman data untuk KIA dilakukan di setiap kecamatan. Masing-masing kecamatan tiga hari. Jika ada anak yang tidak sempat ikut foto, disarankan datang langsung ke kantor Disdukcapil Kabupaten Bekasi dengan membawa persyaratan seperti fotocopy akte kelahiran, Kartu Keluarga, pas foto anak ukuran 2×3 sebanyak tiga lembar dengan latarbelakang yang sama dengan KTP mengikuti tanggal lahir.

“KIA ini tidak di pungut biaya alias gratis, untuk pencetakan KIA langsung ke kantor Disdukcapil. Agar tidak membludak, rencananya kami akan menyarankan pihak guru atau orang tua yang mengurusnya, dan kami juga akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah berupaya bekerja sama dengan tempat rekreasi, toko buku dan tempat makan. Hal itu dilakukan supaya anak yang sudah memiliki KIA mendapatkan diskon saat datang ke tempat – tempat tersebut.

“Nanti kita akan menjalin kerjasama dengan pihak terkait agar yang punya KIA bisa dapet diskon, untuk sekarang sedang membangun kedekatan, nanti kalau KIA sudah jadi, pihak yang terkait akan diundang saat Stakeholder” jelasnya. (pra)

Close