Politik

Ayo Kontrak Politik dengan Paslon

Radarbekasi.id – Masyarakat wajib mengikat paslon wali kota dan wakil wali kota dalam kontrak politik. Ini penting agar hak-hak sekaligus janji kampanye para calon kepala daerah (cakada) dipenuhi saat mereka terpilih.

Hal itu diungkapkan konsultan politik Jiwang Jiputro menyikapi pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, baik di Kota Bekasi maupun di Pilgub Jabar.

Menurutnya, kontrak politik itu penting untuk mencegah dan menghindari kebohongan publik atas janji yang disampaikan para kandidat saat kampanye, tetapi saat terpilih tidak direalisasikan.

’’Mari munculkan alternatif yang lebih demokratis, elegan, dan lebih beradab dari sekadar menerima uang puluhan ribu, yakni dengan membuat kontrak politik,” kata Jiwang.

Dalam pandangannya, kontrak politik akan memiliki nilai efek lebih karena para kandidat nantinya akan menjadi pemangku kebijakan yang bisa menyelesaikan setiap persoalan kehidupan masyarakat. Dengan adanya keterikatan antara masyarakat dan para calon, maka akan semakin menguatkan komitmennya.

Jiwang menilai, problem umat dan bangsa akan selesai dengan pemilu, jika masyarakat bisa menjadi pemilih yang berdaulat dan cerdas sehingga bisa memilih calon yang benar-benar memiliki komitmen dan integritas yang kuat.
’’Misalnya soal peningkatan dana hibah pendidikan dan keagamaan, insentif guru honorer, atau permasalahan lainnya bisa diajukan melalui kesepakatan kontrak politik dengan calon yang maju,” tuturnya.

Namun problemnya, lanjut dia, masyarakat yang berharap adanya kompensasi pada masa kampanye dikarenakan masyarakat yang belum teredukasi dengan maksimal.
Menurutnya, terkadang kepentingan pragmatis sesaat mengalahkan amanah yang bakal diberikan selama lima tahun bagi yang terpilih. (sar)

Related Articles

Back to top button