Berita Utama

Dishub Rekayasa Lalin Jalan KH Noer Alie

Dampak Penumpukan Kendaraan

Radarbekasi.id – Dinas Perhubungan Kota Bekasi akan melakukan rekayasa lalu lintas sepanjang 2,6 km di Jalan KH Noer Alie, Kota Bekasi. Nantinya, kendaraan dari arah Jakarta yang menuju Bekasi akan menjadi satu jalur dari jembatan enam kalimalang sampai dengan jembatan Grand Kamala Lagoon.

Kendaraan dari arah Bekasi akan dialihkan melalui sisi selatan Kalimalang mulai dari depan jembatan Grand Kemala Lagoon hingga jembatan enam kalimalang.
Hal itu menyusul penumpukan kendaraan yang terjadi di jembatan enam Kalimalang. Selain itu, hal tersebut juga disebabkan pembangunan seksi 2D Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Saat ini, kendaraan dari Perumahan Galaxy dan dari arah Bekasi harus belok kiri untuk menuju ke arah Kota Bekasi dan melewati jembatan enam kalimalang. Selain itu, kendaraan dari arah Bekasi yang menuju Jakarta juga berbelok di jembatan Perumahan Galaxy. Sehingga, terjadi penumpukan mencapai 8.026 kendaraan dalam satu jam setiap pagi.

Rinciannya, ada sebanyak 2.838 dari Perumahan Galaxy ke Jakarta. Kemudian, ada sebanyak 1.176 kendaraan dari Perumahan Galaxy ke Bekasi dan ada 4012 kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta.

Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan mengatakan, rekayasa lalu lintas mulai dilaksanakan pada 15 Mei 2018 mendatang. Pihaknya bekerjasama dengan kontraktor pembangunan Tol Becakayu, PT Waskita untuk mempersiapkan infrastruktur penunjang rekayasa lalu lintas tersebut.

Mulai Sabtu (5/4) lalu, PT Waskita memperbaiki jembatan yang berada di depan Masjid Al Azhar, Bekasi Barat.

“Kita berharap tidak ada pengalihan lalin, dengan harapan tidak menutup satu jalur dari Bekasi ke Jakarta. Perbaikan dilakukan selama empat hari,” katanya.

Setelah jembatan itu selesai diperbaiki, maka akan dilakukan tes pit. Kendaraan dari arah Jakarta tidak lagi bisa berputar di Jembatan Perumahan Galaxy, Bekasi Selatan. Kendaraan dialihkan untuk melewati jembatan yang telah diperbaiki.

Kendaraan dari arah Bekasi yang menuju Jakarta dialihkan untuk melewati sisi selatan kalimalang dengan berbelok di jembatan Grand Kamala Lagoon, Bekasi Selatan.

Kemudian, pihaknya akan memasang dua traffic light (TL) di perempatan jembatan Perumahan Galaxy pada15 Mei 2018. Pertama dipasang dari arah Perumahan tersebut. Satu lainnya dipasang di sisi selatan Kalimalang menuju Jakarta.

Nantinya, kendaraan dari arah perumahan yang ingin menuju ke arah Bekasi tidak perlu berputar di jembatan enam. Sehingga, jumlah kendaraan yang melintas di jembatan enam berkurang sampai dengan 1.176 kendaraan.

“Dengan TL jadi kita akan atur dari galaxy langsung ke kanan dan mengurangi kendaraan dari galaxy ke Bekasi di jembatan enam,” ujarnya.

Pihaknya juga berencana untuk memaksimalkan jalur sisi selatan kalimalang di kolong Tol JORR. Jalur tersebut nantinya akan dipersiapkan supaya kendaraan golongan tiga bisa melintas. Saat ini jarak badan jalan dengan jembatan hanya sekitar 3,8 meter. Idealnya, jarak harus mencapai 5,2 meter.

“Di bawah kolong tol itu akan dikeruk, agar jarak dengan kontruksi tol JORR lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapangan Tol Becakayu Seksi 2D, Sujarwo mengatakan, pengerjaan dimulai dengan perbaikan jembatan di depan Masjid Al-Azhar Jakasampurna. “Selanjutnya kami akan mengerjakan peninggian jarak badan jalan dengan kontruksi tol di bawah kolong tol JORR,” ujarnya. (neo)

Related Articles

Back to top button