Life Style

Peserta BPJS-TK Bekasi Kota Bertambah 10.705

Radarbekasi.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) cabang Bekasi Kota mencatat penambahan jumlah kepesertaan dari pegawai tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

“Sebanyak 10.705 pegawai TKK sudah terdaftar ke dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Bidang Pemasaran Penerima Upah BPJS-TK Cabang Bekasi Kota, Eny Purwatiningsih, usai penyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS-TK di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (7/5).

Menurut Eny, pemerintah Kota Bekasi telah mendaftarkan para pegawai TKK ke dalam dua program BPJS-TK. Diantaranya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm).

“Karena menyangkut anggaran, sementara dua program dulu yakni JKK dan JKm,” katanya.

Dikatakannya, jumlah kepesertaan baru yang berhasil direkrut pada 2017 lalu mencapai 240 ribu peserta. Rinciannya, 216 ribu peserta untuk kategori Penerima Upah (PU) dan 24 ribu peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU).

Lanjut dia, target penambahan jumlah kepesertaan baru di tahun ini cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya akan menjalin kerjasama selanjutnya kepada pemerintah Kota Bekasi supaya rt maupun rw di wilayah setempat bisa didaftarkan sebagai peserta BPJS-TK.

“Target kami di tahun ini cukup tinggi, sekitar 112 ribuan peserta,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Penjabat Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusumah, mendukung program perlindungan ketenagakerjaan para TKK. Ruddy menilai, TKK merupakan kelompok pekerja yang wajib mendapatkan perlindungan jaminan sosial, karena memiliki risiko sosial yang sama dengan pekerja lainnya, terutama aparatur sipil negara yang memiliki kesamaan sebagai abdi negara.

“Pemkot Bekasi harus dukung sepenuhnya program kegiatan yang dilaksanakan BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan. Karena program ini berdampak positif bagi para pegawai dalam memperoleh jaminan kesehatan dan tenaga kerja,” ujarnya. (oke)

Related Articles

Back to top button