Cikarang

Fukhis: Jalankan Perda Pariwisata

Alasan Satpol PP Mengada-ada

Radarbekasi.id – Forum Ukhuwah Islamiyah (Fukhis) Bekasi mendesak Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk segera menutup Tempat Hiburan Malam (THM) secara permanen.

Ketua Tim Advokasi Fukhis Bekasi, Nanang Seno mengatakan, Satpol PP harus menjalankan Perda Nomor 3 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

Dalam Perda tersebut, beberapa jenis THM dilarang untuk beroperasi. Antara lain ialah diskotik, live music, spa, karaoke dan jenis usaha lain yang mengandung unsur maksiat.

“Perintah bupati mengenai pelaksanaan Perda Pariwisata pasal 47 sebenarnya sudah turun sejak Kasatpol PP-nya Bapak Sahat. Ditambah lagi pendapat dari kepala bagian hukum Kabupaten Bekasi juga sudah dengan tegas menyatakan, perda tersebut bisa dilaksanakan,” katanya, Selasa (8/5).

Menurutnya, alasan Satpol PP yang belum menutup THM di Kabupaten Bekasi terlalu mengada-ada. Perihal sanksi yang tidak dibahas dalam Perda misalnya. Seharusnya, kata dia, hal itu tidak lagi menjadi bahan perdebatan karena Perda telah ditetapkan.

“Kenapa baru sekarang dibahas?. Kemarin sebelum disahkan menjadi perda pada kemana?. Hal itu sangat merugikan rakyat karena pembuatannya menghabiskan uang rakyat yang jumlahnya nggak sedikit,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Pramong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, Hudaya mengaku belum menutup THM karena tidak ada sanksi di dalam peraturan tersebut.
“Itu yang jadi permasalahan, kenapa di dalam Perda Pariwisata tidak ada sanksi bagi THM yang melanggar aturan,” ujarnya.

Sementara, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin menyatakan, sangat dimungkinkan Tempat Hiburan Malam (THM) ditutup secara permanen. Apalagi dalam beberapa hari ke depan akan memasuki Ramadhan. (pra)

Close