Metropolis

Ormas Diminta Taati Peraturan

Radarbekasi.id – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri melakukan sosialisasi perihal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu).

Sosialisasi itu khusus Perppu Organisasi Masyarakat (ormas) No 2 Tahun 2017 dan juga Peraturan Pemerintah soal mekanisme pendaftaran, dan peran ormas.

Acara dihelat oleh Ditjen Polpum dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi, di Hotel Merapi Merbabu Bekasi, Jalan Cut Meutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, Selasa (8/5). Perwakilan ormas-ormas se-Kota Bekasi menghadiri acara sosialisasi tersebut.

Sedangkan pemberi materi yakni Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Polpum, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), La Ode Ahmad, dan Kanit Binmas Polrestro Bekasi Kota AKBP Sudirman.

Kegiatan sosialisasi memaparkan soal Perpu Ormas No 2 tahun 2017, Peraturan Pemerintah (PP) No 58 dan 59 tahun 2016, dan Permendagri nomor 56, 57 dan 58 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Dalam sosialisasi Perpu di Kota Bekasi, La Ode Ahmad sebagai Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Polpum, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan, sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi dan sinergitas dengan pemerintah daerah.

“Kegiatan ini untuk menginformasikan kepada ormas di Kota Bekasi agar paham undang-undang ormas. Dan Aturan tersebut, saya harap harus ditaati oleh para ormas dan anggotanya. Jadi regulasi-regulasi yang diatur oleh pemerintah, kita sosialisasi bagaimana ormas ini bisa mematuhi aturan itu,” ucapnya.

“Menjalankan sesuai dengan fungsi dan kewajiban ormas itu hadir, terlebih peran mereka dalam membantu pemerintah memajukan negara ini,” tambahnya.

Sementara itu, AKBP Sudirman mengatakan, sosialisasi keormasan perlu ditingkatkan. Alasannya, agar setiap ormas khususnya di Bekasi lebih memahami batasan, tugas, dan fungsinya di masyarakat.

“Jadi perlu ditekankan, sinergitas antar-elemen masyarakat erat kaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat. Soal Perppu Ormas tentunya sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang sama antar-ormas agar tidak salah dalam menafsirkannya,” kata Sudirman. (adv/pay).

Close