Olahraga

Cabor Ajukan Peralatan Hingga Rp2 Miliar

Radarbekasi.id – Ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) menjadi kesempatan cabang olahraga mengusulkan peralatan latihan baru sebagai ”senjata” untuk mempersiapkan diri di ajang olahraga multievent empat tahunan nanti.

Anggaran pengajuan peralatan pun beragam, dari ratusan juta bahkan hingga miliaran rupiah.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli, mengakui jika pengajuan peralatan salah satu cabor ada yang mencapai Rp2 Miliar.

Romli enggan merinci cabor mana saja yang mengajukan pemenuhan peralatan tertinggi. Namun dirinya memastikan anggaran yang dikucurkan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi yang mencapai hampir Rp50 Miliar masih mencukupi.

“Saya rasa dengan anggaran segini cukup. Tapi kira-kira juga pengajuannya, sampai ada cabor yang meminta biaya peralatan hingga dua miliar lho,” jelasnya.

Dalam pengajuan peralatan lanjut Romli, tiap cabor juga mesti melihat target dan potensi medali emas. Bila pengajuan anggaran miliaran, namun target emas hanya satu atau dua, maka hal itu akan sangat disayangkan.

“Mending kalau targetnya banyak. Kalau cuma satu dua emas, target medali untuk apa mengajukan tinggi,” jelasnya.

Sementara saat ditanya adanya cabor mewacanakan untuk menyewa peralatan latihan sebagai persiapan Porda, secara tegas KONI mencegah hal itu terjadi.

“Harus membeli, masa sewa. Anggaran kan untuk pembelian peralatan,” katanya.

Sementara, Wakil Bendahara Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, Jemi Riswana memastikan pengurus cabang (Pengcab) tidak menyewa peralatan pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 nanti.

Secara berangsur, tiap pengajuan anggaran dari masing-masing cabang olahraga (Cabor) sudah masuk dan masih dalam tahap verifikasi.

“Kalau untuk sewa peralatan Porda, belum ada aturannya. Saya nanti akan coba cari tau aturannya seperti apa, kalaupun memang ada sewa peralatan. Sejauh ini, saya belum dengar juga aturan menyewa peralatan porda,” ujarnya. (dan)

Related Articles

Back to top button