Metropolis

Dewan Kritisi Pengangkatan Direksi PDAM TB

Pemisahan Aset Makin Sulit

Radarbekasi.id – Pengangkatan Johny Dewanto dan Maman Sudarman sebagai Direktur Teknik (Dirtek) dan Direktur Usaha (Dirus) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi dipertanyakan.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, mensinyalir adanya dugaan permainan dalam proses rekrutmen direksi. Pihaknya meminta panitia seleksi hingga dewan pengawas bisa menjelaskan kepada dewan dan publik dengan dipilihnya kedua direksi yang Selasa (8/5) resmi dilantik oleh Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.

“Masa orang sudah pensiun bisa terpilih lagi, masa orang yang ijazahnya diragukan bisa terpilih. Aneh itu aneh bin ajaib.” terangnya

Menurut Ariyanto, sulit membangun profesionalisme dalam pelayanan PDAM kepada publik jika pola tersebut masih dilakukan. ”Kalau proses rekrutmen masih dengan cara seperti ini, kapan kita bisa membangun profesional dalam pelayanan PDAM kepada publik,” tegasnya

Ariyanto meyakini dengan komposisi direksi PDAM TB seperti ini akan semakin sulit mencapai target pemisahan aset dari PDAM TB kepada PDAM Tirta Patriot.

“Saya pernah mengingatkan walikota yang lama saat itu kalau mau sukses, berjalan pemisahan aset atau akuisisi PDAM, maka ganti dulu wajah-wajah lama yang bercokol di sana. Mereka sudah terbukti tidak komit dengan rencana akuisisi.” cetusnya.

“Saya menyinyalir dengan jelas ada permainan dalam rekrutmen direksi kali ini. Kinerja pelayanan PDAM TB saat ini buruk di masyarakat. Dari mulai air mati, air keruh, sampe buruknya manajemen pengaduan konsumen dan banyak lainnya.” pungkasnya. (pay)

Related Articles

Back to top button