Cikarang

DPRD Cari Penanggung Jawab “Galian Maut”

Radarbekasi.id – DPRD Kabupaten Bekasi akan mendatangi lokasi bekas lubang galian yang diduga menjadi penyebab tewasnya dua orang pengendara sepeda motor di Kampung Kandang Roda, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan hari ini, Jumat (11/5).

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno, mengatakan,pihaknya akan datang ke lokasi untuk bertemu dengan PT Moya dan PDAM Tirta Bhagasasi.

“Kita sudah kirim surat ke staf komisi, dan surat tersebut sudah disetujui, jadi hari jumat kita akan datang ke lokasi menemui pihak PT.Moya, dan PDAM, ” katanya kepada Radar Bekasi, Kamis (10/5).

Ia mengaku akan mempertanyakan kepada PDAM dan PT Moya untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas pengerjaan pemasangan pipa saluran air PDAM tersebut.

Pasalnya, bekas galian pemasangan pipa itu tidak kembali dirapihkan seperti semula. Sehingga, diduga menjadi penyebab tewasnya sejumlah pengendara selama beberapa waktu kebelakang.

Ia akan melihat aspek keamanan dari pengerjaan lubang galian tersebut. “Saya juga akan memberikan teguran kepada pekerja, lubang jangan hanya di batasin garis line saja, karena orang jalan juga kalau kesenggol bisa masuk lubang,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti menyebut bahwa yang melakukan pemasangan pipa adalah PT Moya. Ia berharap supaya pihak ketiga memperhatikan aspek keamanan dalam melakukan pengerjaan.

“Tolong PT.Moya bekerja jangan asal-asalan, soalnya sehabis kejadian kemarin dua orang pengendara meninggal, enggak lama satu orang meninggal lagi, enggak jauh dari lokasi sebelumnya, akibat galian lubang pipa air PDAM,” kata Jejen.

Sementara itu, Kabag Humas dan Hukum PDAM Tirta Bhagasasi, Yusmet menyebut bahwa yang melakukan pengerjaan ialah PT. Gapura. Ia menyerahkan proses tersebut ke pihak kepolisian. “Secara teknis PDAM sendiri tidak ada di lokasi, tapi saya enggak bisa memastikan siapa yang salah, kita lihat nanti saja setelah proses di Polres selesai,” katanya, Senin (7/5).(pra)

Related Articles

Back to top button