Berita Utama

Gaji OB Pemkab Bekasi “Mencekik”

Radarbekasi.id – Gaji Office Boy yang bekerja di Pemkab Bekasi jauh di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bekasi tahun 2018 yang diketahui sebesar Rp3,8 juta.

Dalam pengelolaan tenaga kebersihan, Bagian Umum Setda Pemkab Bekasi bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga, pihak ketiga yang menggaji mereka.

Selain jauh dari UMK, gaji mereka satu sama lain bevariasi. Mulai dari Rp500 ribu, Rp800 ribu sampai Rp1, 1 juta per bulan.

Salah satu OB, Ridwan menilai ada ketimpangan sosial yang terjadi di Pemkab Bekasi. Pasalnya, gaji Tenaga Harian Lepas (THL) lebih besar dari OB lain. THL mendapat Rp2,2 juta setiap bulan.

Padahal, tugas mereka sama dengan dirinya dan OB lain. Hal itu ia sampaikan saat beraudiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar, Jumat (11/5).

“Sudah bertahun-tahun kami mendapatkan upah kurang laik. Bukannya tidak mau bersyukur, karena gaji ratusan ribu untuk menjalani kehidupan saat ini bersama keluarga merupakan suatu hal yang memprihatinkan. Oleh sebab itu, kami berharap para wakil rakyat bisa memperjuangkannya,” katanya.

Pria yang akrab disapa Boy ini mengatakan, ia bersama dengan OB yang masih berupah kecil berharap mendapatkan gaji yang wajar atau sama dengan THL.

Ia berharap DPRD Kabupaten Bekasi dapat menindaklanjuti keluh kesah yang mereka sampaikan. “Biar bagaimana pun, kita semua rakyat Kabupaten Bekasi yang perlu diperjuangkan hak kesejahteraannya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar mengatakan, dirinya akan berkomunikasi dengan Bagian Umum Setda Pemkab Bekasi, terkait masalah upah layak para OB.

“Pada hakikatnya kita terima dan apresiasi para OB telah menyampaikan aspirasinya kepada kami (anggota DPRD). Dan nantinya hal ini akan kita bahas supaya OB Pemda Bekasi dapat upah layak, tentunya dalam kenaikan upah perbulannya juga harus disesuaikan dengan kemampuan daerah,” ujarnya.(and)

Audiensi : Sejumlah Office Boy yang bekerja di Pemkab Bekasi menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Bekasi. Upah mereka jauh di bawah UMK.(ANDI MARDANI/RADAR BEKASI)

Related Articles

Back to top button