Berita Utama

Kinerja Dinas PUPR Dipertanyakan

Ratusan Sekolah Tidak Layak

Radarbekasi.id – Fasilitas Pendidikan di Kabupaten Bekasi sangat memprihatinkan. Sebab dari 708 sekolah dasar negeri (SDN) dan 95 SMPN, 30 persen diantaranya dalam keadaan tidak laik. Selain itu, beberapa bangunan atau ruang kelas yang tengah diperbaiki dalam pelaksanaannya mangkrak. Sehingga ruang kelas tidak bisa digunakan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, MA Supratman mengatakan, masalah fasilitas bangunan sekolah merupakan tugas dari Bidang Bangunan Negara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Sementara, Dinas Pendidikan hanya memberikan rekomendasi terkait perencanaan bangunan yang dibutuhkan dinas pendidikan. Selanjutnya, dinas teknis yang melakukan pembangunan tersebut.

“Memang kita akui masalah ruang kelas dan sekolah di Kabupaten Bekasi ini masih banyak yang kurang laik, dan masalah itu bukan menjadi tanggung jawab dinas pendidikan, tapi sebelum pelaksanaannya kita memberikan catatan sekolah dan ruang kelas yang perlu diperbaiki dan dibangun ruang kelas baru,” ujar Supratman saat dihubungi Radar Bekasi.

Ia mengungkapkan, sejauh ini masih ditemukan masalah ruang kelas dan meubeler yang tidak berjalan dengan baik. Salah satunya di SMPN 13 Tambun Selatan.
Pembangunan ruang kelas baru di sekolah tersebut sudah direncanakan. Tapi, pembangunannya tidak dilaksanakan. Padahal, pendaftaran penerimaan siswa baru sudah dibuka.

“Jadi kalau soal pendidikan itu menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan kerjasama dari instansi terkait. Sebab masalah yang terjadi di SMPN saat penerimaan siswa baru tidak boleh terjadi lagi,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Bangunan Negara PUPR Benny saat dihubungi tidak bisa memberikan informasi terkait kurang berjalan dengan baiknya perencanaan bangunan sekolah.”Nanti ya bang, saya sedang rapat,”ujarnya saat dihubungi Radar Bekasi. (and)

Close