Metropolis

Dinas Kearsipan Laksanakan Diklat Arsiparis

Radarbekasi.id – Dinas Kearsipan Kota Bekasi melaksanakan program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Arsiparis di Pusdiklat Kearsipan Bogor sejak 2 April hingga 4 Mei 2018 lalu, kepada 30 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi.

Selanjutnya, akan ada 12 orang lagi yang mengikuti Diklat Arsiparis pada bulan Agustus 2018 mendatang.

Kabid Pembinaan Kearsipan, Suzana Harlina mengatakan, diklat tersebut merupakan kali pertama di Kota Bekasi. Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan tersebut maka setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki arsiparis.

Nantinya, mereka yang telah mengikuti diklat bertugas untuk melakukan pengelolaan arsip di masing – masing dinas tempat mereka bekerja.

Ia menjelaskan, tiga puluh orang ASN yang mengikuti diklat fungsional itu dilatih, disosialisasikan tentang bagaimana menjadi Arsiparis di masing-masing OPD. Pelatih mereka diambil dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Diharapkan outcome-nya itu peningkatan kompetensi aparatur Pemkot Bekasi dalam rangka jabatan fungsional Arsiparis,” kata dia kepada Radar Bekasi.

Suzana menerangkan, untuk mencapai persyaratan kompetensi teknis, diperlukan Diklat Arsiparis agar mereka memiliki kompetensi sesuai dengan persyaraatan dan jenjang jabatan fungsional sesuai dengan kebutuhan OPD masing-masing.

“Saat ini, kita berharap di setiap OPD ada satu arsiparis. Karena itu merupakan jabatan fungsional, untuk perpanjangan tangan LKD (Lembaga Kearsipan Daerah). Sehingga mereka tahu bagaimana aturannya sehingga arsip mereka bisa mereka kelola sendiri,” ujarnya.

Tujuan dari diklat tersebut antara lain meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap untuk melaksanakan tugas fungsional. Selain itu juga mampu menciptakan aparatur yang memenuhi persyaratan kompetensi sesuai jenjang jabatan fungsional arsiparis dan memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapan LKD agar setelah mengikuti pelatihan mereka dapat menerapkan apa yang telah diperoleh sehingga pengelolaan arsip dapat berjalan sesuai aturan,” tuturnya. (adv/neo)

Related Articles

Back to top button