Berita Utama

Konsumsi Daya Listrik Diprediksi Naik 30 Persen

354 Personel Siaga 24 Jam

Radarbekasi.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Bekasi memprediksi konsumsi daya listrik selama Ramadan mengalami peningkatan sebesar 30 persen.

Manajer PT PLN area Bekasi, Reny Wahyu Setiaswan, menjelaskan peningkatan daya listrik selama Ramadan terjadi karena tingginya aktifitas masyarakat dimomen tersebut. Terlebih saat sahur, berbuka puasa, dan tarawih.

“Peningkatan daya listrik paling tinggi terjadi di golongan rumah tangga,” terang Reny, Selasa (15/5).

Meskipun terjadi kenaikan daya listrik, pihaknya memastikan tidak akan menggangu pasokan listrik. Sebab, PLN area Bekasi telah menyiapkan cadangan daya listrik yang cukup besar.

“Ada cadangan daya listrik sekitar 200 MW di Kabupaten Bekasi. Sementara cadangan di Kota Bekasi sebesar 400 MW,” terangnya.

Untuk memastikan tidak ada kendala pasokan listrik, PLN area Bekasi telah menggelar pasukan pelayanan teknik (yantek). Kegiatan ini meliputi kesiapan personel, sampai peralatan yang dibutuhkan oleh personel.

Termasuk material yang dibutuhkan untuk mensupport dalam menjaga kehandalan pasokan saat Ramadan. “Kegiatan gelar pasukan ini untuk menjaga kehandalan pasokan listrik supaya masyarakat Bekasi merasa nyaman saat beribadah di bulan Ramadan, tidak terganggu dengan adanya pemadaman listrik,” katanya.

Sebanyak 354 personel juga disiagakan selama 24 jam untuk menjaga kehandalan pasokan listrik diwilayah setempat. Mereka akan bertugas mulai awal Ramadan sampai H+7 hari Raya Idul Fitri.

“Total 354 personel ini terbagi di sepuluh rayon. Setiap rayon memiliki petugas 30 sampai 35 personel yang standby 24 jam,” terangnya.

Reny mengatakan, dalam melayani pelanggan apabila terjadi gangguan, petugas akan sampai ke rumah pelanggan paling lama 30 menit setelah laporan masuk. Sementara itu, apabila ada gangguan yang terjadi diluar kendali, maka petugas akan melakukan recovery waktu menyala paling lama tiga jam.

Gangguan diluar kendali tersebut, kata dia, seperti diakibatkan oleh pekerjaan proyek. “Untuk memastikan menyala maksimal tiga jam, kami juga sudah menyiapkan infrastruktur tambahan, berupa 11 unit gardu bergerak dan dua unit kabel bergerak,” pungkasnya. (oke)

Lebihkan

Artikel terkait

Close