Pendidikan

Meniti Langkah Menjadi Kepala Sekolah yang Baik

Oleh : Annisa, Kepala SMPN 1 Tambun Selatan

Radarbekasi.id – Menjadi kepala sekolah, mungkin adalah salah satu prestasi puncak yang diimpikan oleh seorang guru, bukan hanya sebuah profesi namun juga sebagai lahan untuk menerapkan impian impian yang selama ini diangkan saat menjadi guru. Tentu saja untuk sampai kepada jabatan ini, seorang guru harus memenuhi syarat syarat yang dalam Permendikbud no 13 tahun 2007 tentang persyaratan menjadi kepala sekolah.

Dewasa ini pemimpin sekolah memiliki kewenangan yang luas untuk melakukan perencanaan, pengorganisasain, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian pendidikan disekolah sesuai amanat undang undang no 19 tahun 2017. Dalam Undang undang ini dikatakan bahwa kepala sekolah adalah manager dalam sekolah yang dipimpinnya, seperti yang sering diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Drs. MA Supratman, M.Si, kepala sekolah dapat bertindak sebagai “ Chief Executive Officer” jabatan ini bukan lagi tugas tambahan namun sudah menjadi tugas pokok yang harus dilakanakan sebaik baiknya. Menjadi CEO ini tentu harus dipelajari sebaik baiknya dan pada pelaksanaannya tentu tidak semudah yang kita bayangkan, terutam bagi kita yang tidak memiliki latar belakang pendidkan yang berhubungan dengan management secara khusus. Untuk itulah konsep belajar sepanjang hayat harus selalu kita hidupkan dalam diri kita, terutama karena kita akan memimpin sebuah duania kecil bernama “ Sekolah”.

Dalam peraturan yang baru periodesasi kepala sakolah akan dihapus, tidak lagi menggunakan siklus 4 tahunan. Tidak ada lagi kewajiban untuk mengganti kepala sekolah setelh satu atau dua periode. Jabatan kepala sekolah akan ditentukan oleh kinerjanya, bila kinerjanya tidak memuaskan maka dapat digantikan oleh orang lain, namun bila memiliki prestasi, maka seseorang dapat menjadi kepala sekolah sampai dia memasuki masa pensiun. Dengan adanya peraturan ini maka kepala sekolah tidak perlu lagi memikirkan masa kerja yang akan berakhir dengan periodesasi tapi dapat berkonsentrasi pada peningkatan kinerja dan prestasinya.

Dengan berbagai tugas dan fungsinya kepala sekolah, baik yang baru ditempatkan atau yang mutasi dapat melakukan langkah langkah kerja yang menurut penulis dapat mengawali tugas jabatan ini dengan lebih mudah. Langkah langkah itu dapat kita buat sebagai berikut :

  1. Mengenali lingkungan sekolah.
    Mengenali lingkungan sekolah dapat dilakukan dengan berkeliling, bertegur sapa dan membaca profil sekolah dengan baik, tentu perlu mencocokan data profil dengan kondisi lingkungan yang sebenarnya, sehingga kita dapat benar benar melakukan langkah selanjutnya dalam bekerja.
  2. Melakukan kajian managerial sekolah.
    Kajian managerial sekolah adalah bentuk penelaahan terhadap kondisi standar dan kondisi nyata sekolah. Pada aspek tiap kajian kita pelajari apa yang menjadi standar minimal pada SPM, lalu kita bandingkan dengan kondisi nyatanya. Kajian ini dapat dilakukan dengan cara membuat instrumen seperti dalam contoh lampiran, kemudian melakukan ceklis pada standar yang telah terpenuhi dan belum terpenuhi. Bila kita sudah mengisi instruman tersebut, baru kita membuat rencana tindak lanjut dari setiap komponen yang telah kita isi.Kajian managerial ini meliputi hal hal sebagai berikut :

    1. Rencana kerja sekolah baik tahunan, menengah atau jangka panjang
    2. Pengelolaan keuangan
    3. Pengelolaanpeserta didik
    4. Pengelolaan sarana dan prasarana
    5. Pengelolaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
    6. Pengelolaan tenaga administrasi sekolah
    7. Pengelolaan tekhnologi informasi komputer dalam pembelajaran
    8. Pengelolaan kurikulum
    9. Pengelolaan sistem monitoring dan evaluasi
  3. Melaksanakan rapat koordinasi dengan Wakil kepala sekolah, komite, pembina osis dan kasubag tentang hasil kajian managerial dan mensosialisasikan rencana tindak lanjut kepada mereka, selanjutnya mensosilisasaikannya kepada seluruh warga sekolah. Penting diingat bahwa hasil kajian managerial ini mengacu pada standar idelal sekolah sesuai peraturan peraturan yang berlaku, sehingga kita tidak perlu menutupi sedikitpun keadaan sekolah kita, sehingga setiap pengambilan keputusan apakah berupa peningkatan program, perbaikan ataupun pengamputasian hal hal yang dianggap tidak lagi sesuai dengan zaman Now perlu dapat dilaksanakan.
  4. Membuat pemetaan pencapaian 8 Standar Nasional Pendiddikan pada sekolah kita sebagai awal pijakan penetapan program. Pemetaan pencapain 8 standar ini dapart dilakukan dengan menggunakan Instrumen Instrumen yang sesuai dengan bahan Monitoring dan Evaluasi 8 standar Nasional Pendidikan,
  5. Membuat administari kepala sekolah yang bersipat pribadi untuk kepala sekolah seperti program kegiatan kepala sekolah, agenda kepala sekolah, dan Program pembelajaran sesuai mata pelajaran yang kita ampu.
  6. Melaksanakan kegiatan kegaiatan bersama secara kolektif, penuh kekeluargaan dan bersahabat dengan semua warga sekolah.

Poin poin diatas adalah sebagian kecil hal-hal yang dapat kita kerjakan dalam rangka menjadi kepala sekolah yang baik, terutama bagi kepala sekolah yang baru saja mendapat promosi atau rotasi.

Tentu banyak hal lain yang dapat kita kerjakan untuk sekolah kita. Sebaagai “ CEO “ mari kita mulai langkah kita dengan melakukan sesuatu dengan terencana, terarah dan sesuai dengan keadaan sekolah kita. Tentu banyak hal besar dapat kita lakukan untuk memperbaiki dunia kecil kita yang bernama “ Sekolah”, namun penulis yakin selalu harus dimulai dari diri kita, dari yang kecil, dimulai hari ini dan lakukanlah dengan tersenyum. Insya Allah, dunia besar Pendidikan pun akan BERSINAR…Amin Ya Robbal alamin.(*)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button