Life Style

Fokus Garap Komoditas Kapas dan Mineral

Radarbekasi.id – PT Cikarang Inland Port, pengelola Cikarang Dry Port mencatat pertumbuhan volume sebesar 65 persen pada kuartal I 2018. Pertumbuhan diperoleh dari bertambahnya jumlah trader kapas dan juga pembeli yang aktif di pusat logistik berikat (PLB) Cikarang Dry Port.

“Pada kuartal I bisnis PLB tumbuh dan pencapaian mencapai 65 persen. Hingga akhir tahun ini kami masih fokus pada komoditas kapas dan mineral yang sudah eksisting, sambil lahan perlahan meningkatkan komoditi lainnya,” kata General Manager Commercial Cikarang Dry Port, Imam Wahyudi.

Imam mengatakan, Cikarang Dry Port juga masih belum berencana untuk membangun fasilitas PLB terbaru. Perusahaan masih mencoba untuk fokus terlebih dahulu mengoptimalkan gudang yang telah selesai dibangun tahun lalu sebagai PLB kedua.

Ia menjelaskan, Cikarang Dry Port secara umum membidik komoditas material untuk bahan baku industri yang masih harus diimpor. Ia berharap dengan menyimpan komoditas material untuk bahan baku industri tersebut dapat meningkatkan daya saing ekspor bagi industri nasional.

“Kami meyakini bahwa memindahkan penyimpanan komoditas tersebut di PLB di dalam negeri akan menjamin pasokan bagi industri nasional dan juga akan menekan total biaya logistik mereka. Kami harap hal tersebut akan berkontribusi dalam meningkatkan daya saing ekspor industri nasional,” pungkasnya. (oke)

Related Articles

Back to top button