Berita Utama

Kontrakan Kp Siluman Digeledah Densus 88

Radarbekasi.id – Rumah kontrakan terduga teroris di Kp Siluman RT3/18, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, digeledah Densus Antiteror 88, Jumat (18/5).

Sejumlah barang dan buku-buku serta dokumen dari dalam kontrakan diambil Densus. Diantaranya, 30 pipa ukuran sekelingking, komputer satu unit, ponsel, serta sejumlah buku.

Saat Radar Bekasi menyambangi lokasi penggeladahan sudah berakhir. Tidak ada garis polisi terpasang di depan kontrakan. Hanya kondisi yang berantakan di depan kontrakan. Sisa-sisa penggeledahan.

Meski begitu, pemilik kontrakan, Abu Sofyan membenarkan ada penggeledahan dari Densus 88. Dia mengatakan, penggeledahan terjadi Jumat sore pukul 15.30 hingga pukul 17.30.

Menurut Sofyan, dua orang yang mengontrak itu atas nama AG dan IL. Keduanya berdagang Cilor (Aci Telor). ’’Dua orang lagi saya nggak hapal namanya,’’ imbuh Sofyan.

Sebelumnya, cerita Sofyan, pada tanggal 10 Mei lalu saat ada penangkapan terduga teroris di depan Pasar Tambun, polisi juga pernah datang ke kontrakannya.

’’Tapi waktu itu penghuninya nggak ada. Terus tanggal 12 Mei saya sempat ketemu Agung waktu dia balik ke kontrakan. Saya bilang, dicari polisi tuh. Dia jawab, lagi di Tangerang kemarin. Dia juga sempat takut karena temannya yang ditembak di Tambun, posisinya pas mau ke kontrakan. Eh, hari ini (kemarin) tiba-tiba kontrakan langsung digeledah Densus,’’ terang Sofyan.

Menurut Sofyan dua keluarga ini dikenal jarang bersosialisasi. Ilham datang sekeluarga dengan anak satu pada dua bulan lalu. Sedangkan Agung bersama istri dan dua anaknya mengontrak sudah delapan bulan. ’’Kedua keluarga ini mengaku berasal dari Tangerang,’’ imbuh Sofyan.

Sofyan menambahkan, dirinya sempat punya kecurigaan terhadap penghuni kontrakannya. ’’Tiap malam Jumat dan malam Minggu ada semacam pengajian. Jemaahnya dari luar daerah ini. Pas ngaji pintunya dibuka. Selesai ngaji mereka ke dalam kontrakan dan pintu ditutup,’’ cerita Sofyan lagi.

Terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kabupaten Kombes Pol Candra Sukma Kumara enggan berkomentar terkait penggeledahan kontrakan terduga teroris di Tambun ini. Pesan WA wartawan tidak dijawab. (neo/ris/pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Close