Berita Utama

Penyerapan Tenaga Kerja Asli Bekasi Masih Minim

Radarbekasi.id – Jumlah warga Kabupaten Bekasi yang bekerja di kawasan industri di wilayahnya masih minim. Padahal, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sudah berupaya untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja asli Bekasi.

Hal itu dilakukan dengan membuat kesepakatan bersama kawasan industri untuk menyerap 30 persen warga Kabupaten Bekasi bekerja di perusahaan yang ada diwilayahnya.

Tapi, hal itu ternyata masih juga belum bejalan maksimal. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Edy Rochyadi mengakui,bahwa hal itu masih belum terealisasi.

Menurutnya, dalam penyerapan tenaga kerja lokal juga memperhatikan kemampuan dari calon tenaga kerja itu sendiri. Pasalnya, perusahaan tetap mengedepankan kemampuan tenaga kerja demi berjalannya produksi yang sesuai program kerja suatu perusahaan.

“Kita terkendala dengan skill tenaga kerja lokal, sehingga kuota lapangan pekerjaan masih jauh dari angka 30 persen,” terangnya.

Untuk memenuhi kuota 30 persen tersebut, pihaknya terus memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) untukmenciptakan tenaga kerja yang berkualiatas, berdaya saing dan, memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan setiap perusahaan.

“30 persen kuota tenaga kerja lokal untuk bisa bekerja diperusahaan industri yang ada memang masih menjadi pekerjaan rumah dinas kami, walaupun saat ini masih jauh. Kita terus berupaya demi kesejahteraan masyarakat untuk mendapatkan kerja laik dan upah laik,” tuturnya. (and)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker