Cikarang

Restoran dan Café Atur Jam Operasional

Radarbekasi.id – Restoran dan Café harus mengatur jam operasional sepanjang bulan ramadhan. Demikian hal itu disampaikan Kepala bagian Kesra kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna.

Ia mengatakan, hal itu telah diatur dalam Maklumat Bupati Bekasi. Pihaknya sudah menyampaikan maklumat tersebut kepada para pengusaha rumah makan.

Pagi sampai siang hari pengusaha harus menutup usahanya. Mereka baru diperkenankan untuk membuka kegiatan usaha pada sore hari.

“Jadi pemilik restoran, cafetaria, warung makan, dan minuman agar menutup sementara operasional usahanya agar tidak mengganggu kekhusyukan umat muslim saat menjalankan puasa,” kata Iyan.

Pria yang sempat menjabat sebagai Kabag Humas Pemkab Bekasi ini menyatakan, maklumat tersebut berisikan sejumlah poin perihal perilaku yang harus dijaga demi menjaga kesucian bulan ramadhan.

“Dengan adanya seruan makulmat ramadhan, mudah-mudahan bisa menjaga kondusifitas ibadah puasa umat islam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Advokasi Fukhis Bekasi, Nanang Seno berharap, Tempat Hiburan Malem (THM) bisa ditutup secara permanen. Karena menurutnya, yang merasakan dampak adanya THM di Kabupaten Bekasi, ia warga Kabupaten Bekasi sendiri.

“Hingga saat ini seluruh elemen masyarakat tetap mendesak agar THM di Kabupaten Bekasi ditutup secara permanen,” ujarnya.

Diketahui bahwa, saat ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan. Umat muslim sudah mulai berpuasa sejak Kamis (17/5) lalu. (pra)

Related Articles

Back to top button