Cikarang

Joki Absen ASN Diupah Rp100 Ribu/Kepala

Radarbekasi.id – Sejumlah office boy (OB) di lingkungan Pemkab Bekasi mengakui mendapat bayaran bulanan dari sejumlah pegawai ASN untuk menjadi joki absen. Nilainya berkisar Rp100 ribu per ASN.

’’Satu Joki bisa pegang beberapa ASN. Hitung saja kalau seratus ribu per ASN per bulan,’’ ungkap salah satu OB yang wanti-wanti namanya tidak dikorankan.

Menurutnya, soal joki absen bukan hal yang baru di lingkungan Pemkab Bekasi. Dirinya mengetahui hal itu lantaran sudah bekerja sebagai OB selama lima tahun di Pemkab Bekasi.

Sebenarnya, kasus OB merangkap joki absen ASN sudah mendapat perhatian Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Bahkan, orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) bersikap tegas terhadap ASN yang menggunakan jasa para OB untuk absensi.

Sayangnya, instruksi tersebut tidak kunjung membuat jera para ASN yang memanfaatkan jasa joki absen. ’’Buktinya, itu tadi teman saya yang OB sampai pegang tiga ASN,’’ imbuhnya.

Terpisah, BKPPD yang dimintai konfirmasi terhadap keberadaan ASN yang menggunakan jasa OB untuk absensi, enggan berkomentar.

”Maaf bang, pejabatnya lagi pada ada kegiatan, ada yang rapat dilantai dua, dan ada kegiatan di salah satu hotel di Kawasan Jababeka,” ujar staf pelaksana BKPPD kepada Radar Bekasi.

Sementara itu, kasus joki absen ASN itu mendapat perhatian mahasiswa ST Pelita Bangsa Abdul Muhaimin. Dia mengaku begitu geram dengan para perilaku oknum pejabat yang dibayar menggunakan uang rakyat, tapi tidak memiliki mental revolusioner.

” Tapi anehnya kenapa hingga saat ini belum ada perubahan. Kami harap ini harus ditindak nyata dan disosialisasikan atau disanksi dimuka umum supaya menjadi efek jera. Sehingga oknum lainnya merasa takut untuk melakukan kecurangan yang sama,” paparnya. (and)

Related Articles

Back to top button