Metropolis

Waspadai Paham Radikal

Radarbekasi.id – Bulan Ramadan, Takmir Masjid Daarul Amanah Polres Metro Bekasi menggelar kultum dua kali dalam sepekan dengan menghadirkan ustaz. Selain itu juga, menyediakan takjil untuk berbuka puasa juga menjadi kegiatan rutin setiap sore.

“Tiap Senin dan Kamis sehabis zuhur,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Komisaris Sukrisno kepada PojokBekasi, (grup Radar Bekasi).

Senin kemarin, kultum diisi dengan tema khawarij yang menurut ustaz relevan dengan pengebom bunuh diri.“Mereka menamakan itu jihad. Kita tanyakan dengan akal dan agama siapa aksi itu disebut jihad?” tanya ustaz pengisi kultum, kepada para jamaah.

Puluhan polisi yang hadir tampak serius mendengarkan. “Para pelaku memiliki ideologi berbahaya keyakinan mereka sangat mirip yang disebutkan nabi dengan ideologi khawarij,” sambung ustaz.

Lanjut mubalig, paham itu berbahaya karena mereka menghalalkan darah muslim yang berbuat dosa besar, kemudian menghalalkan khuruj terhadap pemimpin yang dianggap tak menjalankan syariat Islam. (see/pojokbekasi)

Related Articles

Back to top button