Olahraga

Atlet Porda Berpeluang Tampil di Asian Games

Radarbekasi.id – Atlet Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018 cabang olahraga (Cabor) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Bekasi, berpeluang memperkuat Tim Nasional Indonesia pada ajang Asian Games 2018.

Informasi yang diterima Radar Bekasi beberapa atlet Pordasi Kabupaten Bekasi seperti, Brayen Brata Coolen di kategori jumping atau lompat rintangan, Djolfie Momongan untuk dressage atau tunggang seras serta Jojo Jonathan, Steven Menayang, Alfaro Menayang di kategori evening atau trilomba masih berjuang untuk lolos memperkuat timnas.

Sekretaris Umum, Pordasi Kabupaten Bekasi, Noviardi Sikumbang membernarkan atletnya yang ikut seleksi Asian Games merupakan atlet Porda XIII 2018.

“Ini semua ajang try out, meskipun atas nama Jawa Barat. Karena tidak ada support dana dari Bekasi. Tapi tetap buat bekasi juga,” ujarnya pada Radar Bekasi.

Sementara itu, terkait kompetisi cabor berkuda pada kategori ketangkasan atau equestrian yang saat ini sedang dijalani atletnya, Noviardi mengaku persaingan menarik antara duet atlet atau rider dengan kuda tunggangannya masing-masing sangat terlihat.

Equestrian Asian Games XVIII/2018 memperebutkan enam medali emas masing-masing dua dari disiplin tunggang serasi (dressage) perorangan dan beregu, dua dari lompat rintangan (jumping) perorangan dan beregu, dan dua dari trilomba (eventing) perorangan dan beregu.

“Seluruh negara peserta maksimal memampilkan 12 atlet, tak termasuk cadangan, dengan rincian empat di tunggang serasi, empat di lompat rintangan dan empat di trilomba. Disini ada atlet kita,” katanya.

Pembentukan Timnas Equestrian Indonesia yang disiapkan di Asian Games 2018 terbilang ketat. Yakni melalui babak kualifikasi yang digelar dalam empat seri, sejak medio Maret 2018 lalu.

Seri keempat atau terakhir dari babak kualifikasi ini akan dihelat 8-10 Juni mendatang di APM Equestrian Centre, Tigaraksa, Tangerang.

Dari 12 anggota inti Timnas Equestrian Asian Games Indonesia nanti, baru satu atlet yang sudah pasti. Dia adalah Larasati Gading, rider terbaik Indonesia di Dressage yang tinggal di Stuttgart, Jerman. Larasati, peraih medali perunggu di Asian Games 2014, Incheon, Korsel, akan memimpin tim Dressage.

“Tiga tempat di tim dressage lainya, masih diperebutkan oleh Dara Ninggar Prawesmari, Erwin Yoga, Mira Warganegara, Djolfie Momongan, serta rider remaja Mohammad Akbar Maulana dan Dewi Kunti Nyoto, rider senior Indonesia yang bermukim di Singapura, anggota tim equestrian Indonesia di SEA Games 2015 Singapura dan SEA Games 2017 Malaysia,” jelasnya

Sementara itu, untuk Jumping, persaingan perebutan empat tempat di timnas juga masih sangat ketat dari interaksi yang terjadi di babak kualifikasi dan pelatihan di luar negeri.

“Rider jumping lainnya adalah Adi Katompo, Putri Hamidjoyo, dan Brayen Brata-coolen. Tiga rider terakhir intensif berlatih dan bertanding di Jerman dan Belanda sejak dua bulan terakhir,” tandasnya. (dan)

Lebihkan

Artikel terkait

Close