Politik

GMBI Desak Panwaslu Bersikap Tegas

Radarbekasi.id – Kantor Panwaslu di Jalan Mayor Madnuin Hasibuan, Bekasi Timur kedatangan tamu tak diundang. Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Bekasi menyambangi kantor pengawas pilkada ini. Mereka menuntut Panwaslu menindak tegas berbagai pelanggaran di pilkada Kota Bekasi.

“Kami mewakili seluruh lapisan masyarakat Kota Bekasi berharap Pilkada ini bersih dari berbagai kecurangan pesta politik, juga berlangsung damai,” ujar Ketua GMBI Distrik Kota Bekasi, Zakaria.

Ia mendesak agar panitia pelaksana pilkada dalam hal ini KPU bersikap adil, jujur, dan transparan. Kepada Panwaslu diminta berani menindak tegas segala pelanggaran yang terjadi.

Zakaria juga menentang kabar hoax dan ujaran kebencian yang dipergunakan pihak tertentu sebagai upaya untuk menyerang dan mendiskreditkan pihak tertentu demi kepentingan politik.

“Hoax dan ujaran kebencian sangat berbahaya bagi masyarakat dan terutama kepada masalah persatuan dan kesatuan bangsa dan negara,” tegasnya.

Selain itu, Zakaria juga mengimbau agar para paslon tidak melakukan kampanye di tempat yang sudah dilarang, salah satunya rumah ibadah. “Panwaslu harus bersikap tegas dengan pelanggaran – pelanggaran yang ada. jangan sampai penyelenggara dan pengawas pemilu ini berpihak. Kami inginkan pesta demokrasi daerah ini dapat berjalan damai dan kondusif,’’ tegasnya.

Terpisah, Komisioner Panwaslu Kota Bekasi, Tommy Siswanto menyatakan pihaknya mengapresiasi aksi damai yang dilakukan GMBI Kota Bekasi.

“Sangat mengapresiasi juga karena telah melakukan gerakan bersama untuk menolak dan melawan berita hoax, stop ujaran kebencian serta stop issue SARA (Suku, Agama, RAS dan Antar Golongan) serta mewujudkan pilkada damai,’’ ujarnya.

Ia berharap organisasi masyarakat, pemuda juga media turut melakukan pengawasan adanya potensi kecurangan dalam Pilkada yang akan dilakukan serentak pada 27 Juni 2018.

“Kami harapkan peran serta semua pihak untuk bersama melakukan pengawasan partisipatif serta pelanggaran Pemilu, dalam mewujudkan Pilkada bersih. Kami merasa terbantu,’’ tandasnya. (sar)

Lebihkan

Artikel terkait

Close