Berita Utama

Lahan Pertanian Terancam Menyusut

Rencana Perubahan RTRW

Radarbekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal melakukan pengkajian revisi Peraturan Daerah nomor 12 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Fisik pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi,E. Y Taufik mengatakan, pengkajian untuk revisi Perda RTRW akan melibatkan beberapa tim ahli, serta penyesuaian dengan RTRW Provinsi Jawa Barat.

Dirinya tidak memungkiri aka nada lahan hijau di Kabupaten Bekasi yang beralih fungsi. “Lahan hijau bisa saja dirubah, namun dalam hal ini hanyalah penyesuain tanpa pengurangan persentase lahan hijau seluas 30 persen dari luas keseluruhan,” katanya.

Ia menjelaskan, wilayah yang masuk dalam lahan hijau diantaranya ialah sawah dan tumbuhan lain seperti kebun singkong dan jagung.

“Jadi peruntukan lahan pertanian akan kita sesuaikan dengan hasil pengkajian, serta penyesuain RTRW Jawa Barat,” terangnya seraya mengatakan tidak menutup kemungkinan 35ribuan hektare lahan pertanian yang tertera di Perda RTRW bisa berubah.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdullah Karim mengatakan, pihaknya bakal memperjuangkan untuk mempertahankan lahan pertanian di Kabupaten Bekasi. Hal itu dilakukan bersama tim Raperda lahan pertanian berkelanjutan.

“Memang awal usulan lahan abadi seluas 30ribuan hektare. Namun hal itu kan belum final, nntinya kita dari tim akan tetap mengajukan untuk lahan pertanian abadi tetap sekitar 35ribuan sebagaimana yang tertera di Perda RTRW Kabupaten Bekasi. Dimana pasal 29 sangat jelas menjadi produk hukum luas pertanian 35ribu hektare,” ujarnya. (and)

Lebihkan

Artikel terkait

Close