Pendidikan

Orang Tua Dampingi Siswa

Pengumuman Hasil UN Tingkat SMP

Radarbekasi.id – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini kelulusan siswa di tentukan oleh sekolah. Prestasi siswa selama menempuh pendidikan menjadi bahan pertimbangan sekolah untuk menentukan kelulusan siswa.

Kemarin, sekolah tingkat SMP di Kotaa Bekasi mengumumkan hasil Ujian Nasional (UN) dan kelulusan siswa. Sejumlah sekolah mengundang orang tua walimurid untuk mendampingi anak didiknya saat menerima hasil UN.

Seperti di SMPN 1 Kota  Bekasi, sebanyak 360 siswa kelas XII tahun ini dinyatakan lulus 100 persen. “Kami sengaja mengundang orang tua wali, karena sekaligus  ada sosialisasi PPDB,”kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 1 Kota Bekasi Indri Hastuti.

Pemandangan setupa juga terlihat di SMP Islam Terpadu (IT) Narogong. Orang tu awalimurid terlihat mendampingi siswa saat menerima raport. Kepala sekolah SMP Islam Terpadu (IT) Narogong A. Rakhman menyampaikan,  bahwa hasil rapat dewan guru menyatakan 78 siswa kelas 12 nya lulus serratus persen.

Semua wali murid terlihat mendampingi prosesi pengumuman kelulusan, dalam prosesi pengumumannya juga di lakukan pengarahan mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk melanjutkan pendidikan pada tingkat Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMK).

“Siswa datang kesekolah beserta walinya, kemudian kita berikan pengumuman kelulusannya. Kita juga jelaskan PPDB unutk SLTA yang ada di JABAR dengan berbagai jalur,“ ujar nya kepada radar Bekasi.

Menurut  A Rakhman, kehadiran orang tua wali dalam prosesi pengumuman ini merupakan kebijakan sekolah yang setiap tahun selalu dijalankan pada saat prosesi kelulusan.

Sementara itu, Di SMPN 11 Kota Bekasi pengumuman dilakukan oleh wali kelas masing-masing.Kepala sekolah SMPN 11 Kota Bekasi, Jamjuri mengungkapkan bahwa hal ini sudah menjadi tradisi di lingkungan sekolahnya.

Metode pengumuman kelulusan di SMPN 11 ini terbilang berbeda dengan yang lain. Siswa dikumpulkan disalah satu rumah siswa setiap kelas untuk memberikan pengumuman kelulusan. Dirinya menilai bahwa jika menggunakan pos atau kurir tidak efektif karena akan memakan biaya maka dipiihlah cara yang efisien yakni mengumpulkan siswa di salah satu rumah siswa selain itu juga ia menilai bisa menekan kemungkinan untuk terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sesuai dengan permen nomor 4 tahun 2018 bab 6 pasal 19  maka dinyatakan seluruh siswa kelas 12 dinyatakan lulus serratus persen melalui rapat dewan guru,”tandasnya. (cr38)

Lebihkan

Artikel terkait

Close