Metropolis

Penindakan Pencemar Kali Bekasi Belum Maksimal

Radarbekasi.id – Berulangnya persoalan pencemaran kali bekasi yang kerap terjadi menjadi perhatian Kaukus Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bekasi.

Belum lama ini, busa kembali memenuhi kali bekasi yang kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kualitas air dan ekosistem sekitar lokasi yang tepapar.

Ketua Kaukus Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bekasi, Benny Tunggul menjelaskan, penindakan hukum terhadapa perusahaan pencemar kali bekasi dinilai belum memberikan hasil maksimal.

”Bukti penindakan hukum terhadap perusahaan pembuang limbah di tepi kali bekasi di wilayah administrasi Kota Bekasi tidak menghasilkan hasil maksimal,”terang Benny.

Ia menjelaskan, hal itu disebabkan tidak terintegrasinya antara pemerintahan yang di lewati kali bekasi. Padahal dibeberapa wilayah diduga terdapat perusahaan turut melakukan pencemaran.

Kendala lain kata dia, Undang-undang no.28 /2011 tentang Sunga,i kewenangan mengatur sungai dikelola oleh Kementrian PUPR, sehingga kabupaten atau kota terbatas wewenangnya mengelola dan memelihara rona lingkungan sungai.

”Selayaknya Gubernur melakukan inisiasi untuk melakukan kesepakatan bersama pemerintah provinsi,kementrian PUPR, pemerintahan kota atau kabupaten,”tegasnya.

Kesepakatan tersebut diantaranya dalam penerapan sanksi hukum terhadap perusahaan pencemar kali, pemeliharaan badan sungai bebas dari bangunan dan industrial. Disamping itu diperlukan kebersamaan dalam memelihara kualitas air sungai. Termasuk mengadakan normalisasi bersama untuk penanganan banjir dari hulu ke hilir. (one)

Lebihkan

Artikel terkait

Close