Olahraga

Penyelesaian Dualisme BK POBSI Belum Jelas

POBSI Kota Akui di Posisi Aman

Radarbekasi.id – Rancana penggabungan hasil Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) belum jelas.

Padahal seharusnya, jika wacana tersebut benar direalisasikan, sudah mulai ada solusi menyikapi dualisme BK antara Kota Bekasi dan Cirebon, mengingat semakin dekatnya tahapan Porda XIII 2018.

Ketua Umum POBSI Kota Bekasi, Hedi Yustaja, menegaskan pernyataan KONI Jawa Barat, yang mengakui BK POBSI di Kota Bekasi merupakan pegangan bagi cabornya untuk berlaga pada porda nanti.

Dirinya enggan berspekulasi lebih jauh, karena menurutnya POBSI Kota Bekasi berada di posisi aman.

“Kita masih berpatokan kepada statement Ketum KONI Jabar saja. Meskipun, pernyataan resmi juga sebenarnya tidak perlu juga untuk dikutip,” ujarnya saat di konfirmasi Radar Bekasi, Selasa (29/5).

Lebih lanjut dirinya menegaskan, wacana terkait penggabungan hasil BK masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan. Karena sejauh ini, kata dia, untuk hasil BK Cirebon juga belum diserahkan pada KONI Jawa Barat.

“Maaf kang, masih belum ada keputusan final tertulis dari PB Porda XIII 2018 dan KONI Jabar,” katanya.

Menurutnya, jika ada itikad penggabungan secara resmi maka aturan main mesti diterapkan, dan dilakukan secara seksama sehingga tidak ada persoalan lanjutan dikemudian hari.

“Karena permintaan penggabungan juga belum diajukan secara resmi dan laporan hasil BK Cirebon juga belum dilaporkan ke KONI Jabar per 26 April 2018,” jelasnya yang mengaku hasil BK Kota Bekasi sudah disampaikan 22 Desember 2017 lalu. (dan)

Lebihkan

Artikel terkait

Lihat Juga

Close
Close