Olahraga

Program Latihan FPTI Terganggu

Radarbekasi.id – Pasca adanya rencana penggunaan venue Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Bekasi di komplek Wibawamukti menjadi Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi, membuat program latihan atlet terganggu.

Atlet yang tengah mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII 2018 ini dilema untuk menggunakan venue.

Sekretaris Umum FPTI Kabupaten Bekasi, Komarudin mengakui, ketidakjelasan vanue menjadi salah satu kendala yang dirasakan. Bisa jadi akibat persoalan tersebut turut mengganggu perkembangan atlet saat ini.

Pria yang akrab disapa komeng ini menjelaskan, pengalih fungsian vanue sepertinya memang benar- benar akan dilakukan.

“Belum ada kabar resmi bang, tetapi sekarang lagi ada perbaikan di gedung panjat tebing,” ujarnya pada Radar Bekasi, Minggu (27/5).

Tidak hanya itu, saat ini penolakan juga sudah diutarakan para senior FPTI dan pengurus cabang FPTI Kabupaten Bekasi lainnya.

“Yang jelas para senior panjat tebing ngga setuju, gedung tersebut peruntukanya berada dengan gedung dinas, kenapa ngga pake dinas pariwisata atau graha pariwisata,” jelasnya.

Sejauh ini, pihak FPTI belum menentukan langkah guna memperjelas hak mereka. Sejak tahun 2009, gedung tersebut memang diperuntukan untuk cabor FPTI. Gedung sempat terbengkalai sebelum kini kembali digunakan para atlet.

“Awalnya, atlet juga latihan di tambun. Belum lama kita berada disini, lalu ada lagi persoalan seperti ini. Kita perlu kejelasan saja,” tandasnya. (dan)

Lebihkan

Artikel terkait

Close