Berita Utama

Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Distop Panwaslu

Radarbekasi.id – Pelaporan terhadap Habib Jafar Al-Alatas atas dugaan ujaran kebencian dan SARA di kampanye akbar paslon nomor urut dua, Nur Supriyanto-Adhy Firdaus beberapa waktu lalu, dihentikan Panwaslu Kota Bekasi.

Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Astuti membenarkan kasus tersebut dihentikan karena tidak memenuhi unsur pelanggaran.

’’Kita sudah lakukan panggilan tiga kali. Menghadirkan saksi, terlapor (habib). Kita juga sudah melakukan pembahasan dengan Gakumdu dan Kejaksaan. Hasilnya tidak ditemukan pelanggaran. Sehingga laporan dihentikan,’’ ungkap Novita saat dihubungi Radar Bekasi, kemarin.

Novita menambahkan, tidak ada salah satu unsur pasal yang terpenuhi terhadap perkataan ceramah terlapor dimana isi ceramah tidak mengandung muatan menghasut, memfitnah, menghina seseorang calon wali kota, sebagaimana unsur pasal yang diprasangkakan terhadap terlapor.

Dalam hal ini, imbu dia, pasal 69 huruf b dan c UU 10 tahun 2016 tetang perubahan kedua atas UU nomor satu tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor satu tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, wali kota.

’’Keputusan ini sudah kita bahas dan kaji bersama. Sehingga memang tidak ditemukan unsur pelanggaran,’’ ujarnya.

Kuasa hukum Nur Supriyanto – Adhy Firdaus, Bambang Sunaryo mengaku sudah memprediksi dihentikannya laporan terhadap kliennya oleh Panwaslu Kota Bekasi. Lantaran, kliennya tidak melanggar seperti apa yang dituduhkan dalam laporan dugaan pelanggaran.

“Alhamdulillah kami bersyukur. Dari awal sudah diprediksi laporan itu akan dihentikan, karena memang tidak ada pelanggarannya,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris GEMA MKGR Kota Bekasi, Irwan Afyanto mengaku kecewa atas pemberhentian laporan dugaan ujaran kebencian dan SARA di kampanye akbar paslon nomor urut dua, Nur Supriyanto – Adhy Firdaus.
’’Kinerja Panwaslu harus dipertanyakan dalam mengawal kasus dan laporan yang masuk. Saya lihat Panwaslu tidak pernah tegas terhadap hasil laporan pelanggaran kampanye,’’ tegasnya. (sar)

Lebihkan

Artikel terkait

Close