Cikarang

Satpol PP Lepas Tangan Soal Gepeng

Radarbekasi.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi terkesan lepas tangan dengan keberadaan Gelandangan Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal) diwilayahnya.

Sampai dengan saat ini, Satpol PP Kabupaten Bekasi masih belum melakukan penertiban gepeng di sejumlah pertigaan dan lampu merah.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Daris mengatakan, pihaknya masih melihat sejumlah gepeng beroperasi. Seharusnya, Satpol PP turun tangan menertibkan gepeng.

“Memang masalah sosial ini sangat sulit untuk ditemukan solusinya. Namun demikian apabila ada keseriusan Satpol PP selaku dinas terkait daam menjalankan tugas, masalah gepeng bisa teratasi, ” katanya, Rabu (30/5).

Ia beranggapan, gepeng serta anak jalanan (anjal) sudah menjadi profesi yang dijadikan sumber mata pencaharian. Malahan, kata dia, pakaian lusuh yang dikenakan gepeng merupakan seragamnya dan tidak menunjukkan kemampuan ekonominya.

“Masalah gepeng dan anjal ini adalah masalah sosial yang harus dientaskan, karena kalau dibiarkan sama saja kita membiarkan masyarakat untuk bermalas-malasan, dan mencari rupiah hanya mengharap belas kasihan. Karena begitu banyak di beredar video pengemis ketika tertangkap memiliki uang berlimpah dan barang berharga, ” paparnya.

Ia meyakini bahwa gepeng dan anjal yang berkeliaran di Kabupaten Bekasi merupakan warga pendatang. “Saya yakin sebagai orang Bekasi, gengsinya sangat besar apabila orang Bekasi jadi pengemis. Jadi saya yakin gepeng itu pendatang, sebab perhatian pemerintah daerah sangat komitmen memperhatikan warga kurang mampu,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Hudaya mengatakan, selama bulan puasa pihaknya belum pernah melakukan kegiatan penertiban. “Selama bulan puasa belum pernah kita melakukan penertiban,” katanya. (neo)

Lebihkan

Artikel terkait

Close