Metropolis

Mengintip pelatihan Guru Mengaji TPA

Disamakan Miniatur Masjid, Dorong Kemakmuran TPA

Radarbekasi.id – Kegiatan pelatihan metode Iqra bagi guru nngaji di Kota Bekasi ini, merupakan kerja sama antara Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Chevron Jakarta, pada kesempatan pembukaan kegiatan terlihat hadir ketua LAZNAS Chevron Jakarta, Denise Syahrudin dan beberapa perwakilan managemen dompet dhuafa.

Ketua LAZNAS ChaefronJakarta, Denise Syahrudin mengmengaku, bersama dengan dompet dhuafa membagi beberpa program diantaranya program konsumtif dan program produktif. Ini merupkan program produktif yang sedang di gaungkan kapada guru-guru Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kota Bekasi.

“Tadi yang sampaikan di pembukaan, bahwa pendidikan ini tentu akan membantu peningkatan kualitas pembacaan al’qur’an kepada anak-anak didik dimana guru-guru TPA ini bertugas. Saya sampaikan juga selain dapat meningkatkan kualitas pembacaan al-qur’an, ini juga peningkatan perilaku,” ujarnya kepada radar Bekasi.

LAZNAS Chefron Jakarta bersama Dompet Dhuafa selain ini juga memiliki beberapa program, diantaranya pelatihan tehnisi elektronik dan pelatihan bagi penyandang tuna netra. Denise mengaku pada kesempatan ini pihaknya menerima proposal kegiatan dari Dompet Dhuafa berupa pelatihan bagi guru-guru TPA.

Sementara ditempat yang sama, Manager Strategic Coorporation Dompet Dhuafa, Sulistiqomah mengatakan bahwa kegiatan dikota Bekasi ini menjaring 60 guru-guru TPA dari berbagai wilayah yang tergolong perkampungan dan termarginalkan.

Dirinya mengatakan, 60 guru TPA tersebut dikumpulkan oleh pihaknya di kantor Kementrian Agama Kota Bekasi ini untuk diberikan pelatihan menganai standarisai pengajaran guru-guru TPA beserta kurikulum pengajarannya yang dinilai mereka belum menggunakan standarisasi dan kurikilum serta konsep yang baik.

“Kalau saya bilang TPA ini miniature sebuah masjid, kalau masjid harus dimakmurkan begitu juga dengan TPA. Pemakmuran ini dari sisi kualitas pengajarannya, sisi kurikulumnya dari sisi kualitas gurunya dan sisi managerialnya,“ ujarnya disela kegiatan.

Selain standarisasi dan kurikulum, guru TPA tersebut juga diberikan pengetahuan tentang perencanaan, pelaksanaan dan konroling terhadap TPA yakni pelatihan managerial. Kegiatan yang dimulai sejak pukul Sembilan pagi tersebt dilaksanakan selama satu hari full hingga buka puasa bersama di lingkungan Kantor Kkementrian Agama Kota Bekasi.

Salah satu peserta kegiatan yang berasal dari Kecamatan Bantar Gebang tepatnya ia mengajar di TPA Al-Ikhlas, Teti Kusniati (40) mengatakan bahwa dirinya bersyukur dengan adanya kegiatan semacam ini yang bisa ia terapkan di TPAnya, ia juga berharap untuk bisa di ikutkan pada kesempatan pelatihan selanjutnya.“ Pelatihan ini membuat semangat kami guru-guru TPA dan berharap bisa di ikut sertakan di pelatihan selanjutnya, “ ujarnya. (cr38)

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button